Tabung LPG 3 KG Makan Korban Di Inhil, 10 Karyawan PT Rizki Maharani Dilarikan Ke IGD

Posted by On Wednesday, April 04, 2018


Tembilahan, (puterariau.com)

10 (Sepuluh) orang pegawai PT Rizki Maharani terpaksa dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan perawatan setelah mengalami luka akibat insiden ledakan tabung gas 3 kg, Selasa sore (3/4/2018).

Menurut Direktur RSUD Puri Husada, Dr Saut Pakpahan, para pasien korban ledakan tersebut akan mendapatkan penanganan medis intensif dari pihak Rumah Sakit.

"Kondisi korban berbeda-beda, ada yang parah tulang yang akan segera diambil tindakan operasi, ada pula luka bakar dan robek," ungkap Dr Saut Pakpahan kepada awak media di IGD RSUD Puri Husada.

Di lokasi berbeda, Pj Bupati Inhil mengungkapkan keprihatinan yang mendalam atas insiden yang menimpa korban ledakan tabung gas.

"Ini adalah musibah, semoga pihak keluarga selalu diberi kesabaran. Kepada para korban semoga segera diberi kesembuhan oleh Allah SWT," pungkas Pj Bupati.

Lebih lanjut, Pj Bupati mengimbau kepada seluruh warga Kabupaten Inhil, khususnya yang menggunakan tabung gas agar senantiasa berhati-hati. 

"Perhatikan tabung gas sebelum digunakan, pastikan tidak ada kebocoran yang terjadi," tandas Pj Bupati.

Di lain sisi, sejumlah elemen bereaksi atas pemberitaan meledaknya tabung di lokasi gudang LPG. Menurut info lapangan menyebutkan bahwa yang meledak adalah tabung oksigen di lokasi gudang LPG. Info ini malah lebih berbahaya jika ada tabung oksigen di gudang LPG, tentu akan mendapat sorotan berbagai pihak.

Sejak semalam, belum diterima keterangan resmi dari Polres Inhil setelah rilisan ini naik ke permukaan. Inti permasalahan adalah peristiwa meledaknya tabung ini perlu ditelusuri kembali, sebab patut dicurigai jika di lokasi gudang LPG malah ditemukan tabung oksigen tanpa ada pengawasan yang ketat. (beni/adv)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »