Pengaspalan Jalan Lukhulase Ke Latim Nias Utara Dalam Proses Pengerjaan

Posted by On Saturday, December 02, 2017


Nias Utara, (puteriau.com)

Pembangunan pekerjaan jalan atau pengaspalan dari Desa Lukhulase menuju Laowowaga Kecamatan Lahewa Timur Kabupaten Nias Utara, Propinsi Sumut yang dikerjakan CV. Putra Jaya Mandiri dengan anggaran bersumber dari dana DAK 2017 sebesar Rp. 2.500.000.000, dengan kontrak : 600/30/SP3K/PPK-FS 3/APBD/PURR/2017, dengan nilai kontrak dan termasuk pajak pajak Rp. 2.472.748.000 masih dalam tahap atau proses pekerjaan.

Pada saat media putrariau.com datang monitoring di lapangan beberapa hari lalu pada fisik pembangunan jalan dan pengaspalan yang masih dalam tahap dikerjakan oleh masyarakat, melihat masyarakat begitu giatnya mengerjakan pembangunan tersebut.

Mengkonfirmasi kepada beberapa warga masyarakat setempat (28/11) yang tidak mau disebut namanya di publik, sangat berterima kasih dan bersyukur telah adanya perhatian Pemerintah Kabupaten Nias Utara dimana beberapa bulan lalu sebelum adanya pembangunan ini, lokasi jalan sebelumnya tidak dapat difungsikan masyarakat. 

"Yang pada akhirnya pada tahun 2017 ini adanya perhatian pemerintah hingga adanya pembangunan pengaspalan jalan," ujarnya.

Fa'aozu Zalukhu selaku PPK menanggapi pembangunan ini saat dikonfirmasi pada Jumat (01/12), pembangunan yang sedang dalam tahap pekerjaan ini, bahan material yang digunakan maupun pemasangan aspalnya dan pengerjaannya sudah sesuai perencanaan awal dan sudah sesuai spesifikasi.

"Kalau pengawas lapangan pada pekerjaan ini saya rasa hampir setiap hari datang memonitoring di lapangan, dan pekerjaan ini masih belum selesai atau masih dikerjaan," ujar PPK.

Yang jelas sudah tiga kali datang wartawan Putrariau.com pada lokasi pembangunan itu di waktu-waktu yang berbeda, tetap ada pengawasnya.

Mencoba menanyakan kepada pengawas lapangan, Joni Harefa guna mengetahui yang sebenarnya melalui telepon seluler seusai mengkonfirmasi PPK membenarkan bahwa hampir setiap hari ia mengawasi pembangunan ini di lapangan. 

"Namun tidak mungkin saya mengawasinya penuh selama 24 jam pembangunan ini, dimana kalau malam tidak ada pekerja," katanya mengakhiri. (ken gea)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »