Warga Batam Apresiasi Proyek Jembatan Layang Untuk Cegah Kemacetan

Posted by On Monday, September 04, 2017


Batam, (puterariau.com)

Konon katanya Batam adalah kota yang sedang berkembang dengan jumlah penduduk sampai satu juta dua ratus ribu jiwa lebih. Dengan jumlah penduduk seperti itu membuat Batam sudah mulai dilanda kemacetan. 

Apalagi keberadaan Batam yang berbatasan langsung dengan dua negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Tentu menjadi pesona bagi banyak orang untuk berkunjung ataupun sekedar transit di Kota ini.

Kemacetan di Batam ini sangat dirasakan sekali di beberapa kawasan tertentu, khususnya pada waktu berangkat dan pulang kerja pagi ataupun sore hari.

Salah satu cara yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Batam untuk mengurangi kemacetan adalah dengan membangun Jembatan Layang (Fly Over) melalui proyek Jalan Nasional Propinsi Kepulauan Riau dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang membentang dari arah Nagoya menuju arah Bandara Hang Nadim Kota Batam.   

Jembatan layang pertama yang ada di Batam ini dibangun persis pada perempatan Jalan Jenderal Sudirman yang lebih dikenal dengan nama Simpang Jam. Yakni merupakan salah satu ruas jalan terpadat di Batam dan sering terjadi kemacetan. 
Plang proyek pembangunan jembatan layang Kota Batam

Pantauan Putera Riau pada Senin (04/09/17) di lokasi pengerjaan Fly Over Simpang Jam ini sudah hampir rampung. Pembangunannya sudah masuk dalam penyelesaian akhir.

Dengan menelan biaya sekitar Rp.180.450.057.900 melalui dana yang berasal dari APBN murni dan dikerjakan oleh PT PP (Persero) tbk diperkirakan akan selesai seluruh pembangunannya pada bulan November tahun 2017 mendatang.

Masyarakat Batam yang mempunyai tingkat aktifitas yang padat dan cukup tinggi serta sudah mulai dihantui oleh kemacetan sangat mengapresiasi dan senang dengan pembangunan jalan layang itu.

Seorang warga Baloi Indah Mobil, Moedirman (52) yang sudah puluhan tahun bergerak dalam usaha jasa transportasi mengaku senang dan bangga dengan adanya pembangunan jembatan layang di Batam ini. Dia berharap bisa meminimalisir kemacetam di Batam yang sekarang ini sudah mulai terasa.

"Mudah-mudahan Fly Over tersebut bisa mengatasi kemacetan, dan semoga ada lagi pembangunan jembatan layang berikutnya di kawasan padat yang lain," ungkapnya pada Putera Riau. (Rega)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »