Pemecatan Guru Honor Amiruddin Sebuah Kezaliman Yang Nyata Di Negeri Junjungan

Posted by On Tuesday, August 01, 2017


Bukit Kerikil, (puterariau.com)

Amirudin seorang guru honorer SD Negeri 026 Desa Bukit Kerikil Kecamatan Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis yang dipecat paksa oleh pihak sekolah mendapat respona dari berbagai pihak.

Persoalan ini diawali keberanian sikap guru tersebut untuk berbuat amar ma'ruf nahi mungkar. Ia mengatakan kebenaran yang ada di balik mafia pemasangan listrik di Desa Bukit Kerikil yang menerpa salah seorang anggota DPRD Bengkalis dari Partai Nasdem, Johan Wahyudi.

Bahkan dalam sebuah video, Kepala Sekolah Zainuddin berani mengatakan bahwa pemecatan Amiruddin ini karena telah berani membuka kasus penipuan dan mafia pemasangan meteran listrik selama ini. Tampaknya orang yang benar itu justeru disalahkan di negeri ini, sementara orang yang berkubang kemungkaran, penzaliman malah dibenarkan. Meleset...

Memang, sebelumnya permasalahan ini telah ditanggapi oleh anggota DPRD Bengkalis dari Komisi I Hj. Aisyah, dan kini kembali ditanggapi oleh Ketua Lembaga Advokasi & Bantuan Hukum Riau Mayandri Suzarman, SH.

Mayandri menanggapi keras atas tindakan Kepsek SDN 026 Zainuddin, setelah dirinya membaca berita di salah satu media online Propinsi Riau. Ia merasa terpanggil atas kasus pemecatan Amiruddin tersebut, sebab menurutnya, Amiruddin adalah korban dari oknum segelintir penguasa yang merasa terusik.

Diberhentikannya Amirudin dari guru honorer harus dengan alasan yang logis dan ada dasar hukumnya, jika tidak ada maka itu adalah bentuk penzaliman terhadap Amirudin. Apalagi jka pemberhentian itu dikaitkan dengan laporan pemasangan listrik.

"Kita dari LABH Riau meminta kepada UPTD Pendidikan Kecamatan Bukit Batu dan juga kepada Dinas Pendidikan Bengkalis beserta Bupati Bengkalis untuk menindaklanjuti pemberhentian ini, dan juga kita berharap kepada pihak DPRD Bengkalis untuk memanggil Kepsek Zainuddin dan melakukan kroscek terhadap alasan pemberhentian Amirudin," tegas Mayandri.

Sebagai Lembaga Bantuan Hukum di Riau ini, pihaknya siap menerima laporan pengaduan Amirudin untuk ditindaklanjuti ke instansi yang terkait.

Mayandri Suzarman, SH memberi nasehat kepada Amirudin untuk bersabar dan tabah menghadapi yang menimpanya, perjuangan belum berakhir, kezoliman akan berakhir dengan perjuangan, bunga akan mekar pada waktunya, pesannya.

"Kita akan buat pengaduan resmi ke Bupati dan DPRD juga UPTD Pendidikan serta Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, ini adalah penzaliman," tegas Mayandri Suzarman. (Sahat MH)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »