Pelepasan JCH Keritang Diiringi Acara Tepung Tawar Di Masjid Besar Al-Muttaqin

Posted by On Thursday, August 03, 2017


Kotabaru Reteh, (puterariau.com)

Acara pelepasan keberangkatan jemaah calon haji Kecamatan Keritang yang dipusatkan di Masjid Besar Al-Muttaqin Kotabaru Reteh pada Kamis (03/08/17) disesaki masyarakat sekitar. Terlebih lagi dengan hikmadnya acara pelepasan yang diiringi dengan acara tepung tawar bagi seluruh JCH Kecamatan Keritang dilakukan oleh sejumlah pemuka agama, tokoh masyarakat dan elemen lainnya menambah suasana haru biru. Masyarakat secara tertib mengikuti prosesi satu per satu acara yang digelar panitia keberangkatan JCH Keritang musim haji 1438 H/2017 ini. 

Dalam sambutan Kepala KUA Kecamatan Keritang yang disampaikan oleh Plh KUA Keritang, Yusran Harianto SAg mengatakan bahwa JCH Keritang tahun ini berjumlah 38 jemaah (15 pria, 23 wanita) yang tergabung dalam kloter 8 Riau yang bergabung dengan Kabupaten Bengkalis dan Inhil. Disebutkan Yusran, untuk jemaah haji tertua yakni Umi binti Bacok (73 tahun) dan termuda adalah Nuryanti binti Pacida (24 tahun). 
(Plh KUA Keritang, Yusran Harianto SAg saat berikan sambutan pada JCH)

Jadwal keberangkatan ke Tembilahan pada Kamis (03/08), Jumat (04/08) diwajibkan berkumpul di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan pukul 13.30 WIB dalam rangka mengikuti sejumlah kegiatan dan penyerahan buku kesehatan. Berangkat ke Batam pada Sabtu pagi (05/08) pukul 07.00 WIB. 

Selanjutnya, jemaah Kecamatan Keritang akan berangkat ke Arab Saudi pada Minggu malam (06/08) pukul 22.50 WIB, yang diperkirakan tiba di Madinah pada Senin (07/08) pukul 03.40 WIB.
(Kepala KUA Keritang, Drs. H Syamsul Erfan MPDi yang berangkat bersama sang istri tercinta mendapat doa dari masyarakat setempat)

Untuk keluarga jemaah, diingatkan oleh Plh Kepala KUA Keritang bahwa jadwal pemulangan berangkat dari Jeddah pada 15 September 2017 jam 10.00 pagi. Tiba di Batam tanggal 15 September 2017, dan dari Batam ke Tembilahan tanggal 16 September 2017. 

Yusran Harianto berpesan kepada seluruh JCH Keritang untuk selalu menjaga kesehatan, karena di Saudi Arabia sedang mengalami cuaca ekstrim diperkirakan suhu mencapai 50 derajat celcius. "Puncak haji adalah wukuf di Arafah, oleh karena itu menjelang wukuf, diharapkan untuk menjaga kesehatan," sebut Yusran dalam pesannya. Ia mengharapkan agar seluruh jamaah menjadi haji yang mabrur. 
(Masyarakat membludak menyaksikan keberangkatan sanak keluarga mereka)

Camat Keritang, Syarifuddin dalam sambutannya mengharapkan agar seluruh jamaah calon haji mematuhi peraturan yang telah ditetapkan. Mengenai dokumen, seluruh jamaah mesti benar-benar menjaga agar tidak tercecer satu dokumen pun demi kelancaran pelaksanaan ibadah haji.

Selanjutnya, ia meminta kepada ketua regu untuk memperhatikan anggotanya dalam proses pelaksanaannya. Diakhir kata, ia berharap agar seluruh jamaah menjadi haji yang mabrur.

Baca http://www.puterariau.com/2017/08/bupati-inhil-lepas-secara-resmi-jch.html?m=1

Hadir dalam kesempatan itu, Camat Keritang beserta jajaran, Kapolsek Keritang yang diwakili oleh Ipda M Zen, Batibung Keritang yang diwakili oleh Serda Busri Irawan, Kepala UPTD Kesehatan, Yuheldi SHum, Ketua LAM Keritang, H.Azrai Jafar, tokoh masyarakat Bugis, H. Badewi, Kepala SMPN 1 Keritang, Drs.H Sabaruddin S, Kepala SMPN 3 Keritang Zulfan, SS, Ulama Keritang HM Yunus, Drs.H Arsyad Alwi, Abdullah Samad Jarkasi, Drs. Kurdin HS, mahasiswa kukerta UIN SUSQA dan UNRI. (doc.)

Baca http://www.puterariau.com/2017/08/camat-kamren-lepas-keberangkatan-33-jch.html?m=1




Next
« Prev Post
Previous
Next Post »