Musibah Kebakaran Landa Tembilahan, 8 Rumah Jadi Korban

Posted by On Saturday, August 12, 2017


Tembilahan, (puterariau.com)

Musibah kebakaran kembali terjadi di Kota Tembilahan menimpa bangunan yang difungsikan sebagai rumah, konter HP, toko pakaian dan toko kelontong di Jalan H. Arsyad Ahmad Tembilahan, Sabtu dinihari (12/8/2017) sekira pukul 01.35 WIB.

Para korban dalam musibah ini antara lain rumah dan konter HP Eko, umur 40 tahun, pekerjaan swasta, alamat Jalan H. Arsyad Ahmad, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.

Kemudian rumah Iyan, umur 38 tahun, pekerjaan honorer, alamat Jalan H. Arsyad Ahmad, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.

Selanjutnya konter HP Lani, umur 31 tahun, pekerjaan wiraswasta, alamat Jalan Pekan Arba, Kec. Tembilahan, Kab. Indragiri Hilir.

Kemudian konter HP Mulyadi, umur 45 tahun, pekerjaan swasta, alamat Jalan H. Arsyad Ahmad, Kec. Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir

Seterusnya rumah/warung kelontong Bibah, umur 50 tahun, pekerjaan swasta, alamat Jalan H. Arsyad Ahmad, Kec. Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.

Kemudian rumah/warung kelontong Kaspul, umur 46 tahun, pekerjaan swasta, alamat Jalan H. Arsyad Ahmad, Kec. Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.

Selanjutnya rumah/toko pakaian Pendi, umur 33 tahun, pekerjaan swasta, alamat alamat Jalan H. Arsyad Ahmad, Kec. Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.

Serta tumah/warung santan Idris, umur 65 tahun, pekerjaan swasta, alamat alamat Jalan H. Arsyad Ahmad, Kec. Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.

Musibah ini diketahui sekira pukul 01.35 WIB, saat Agus Saputra sedang melaksanakan ronda malam di Jalan Arsyad Ahmad, Kec. Tembilahan, (sekitar TKP). 

Saat sedang keliling, Agus melihat asap keluar dari arah dapur rumah Iyan. Karena curiga, Agus langsung mendatangi sumber asap, dan ternyata terlihat api sudah berkobar di dalam dapur rumah Iyan. Api dengan cepat menjalar ke arah ruangan yang lain. 

Melihat hal tersebut, Agus berteriak dan memukul-mukul tiang listrik untuk meminta pertolongan kepada warga sekitar. Mendengar keriuhan tersebut, Iyan dan keluarga terbangun dan langsung keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri. Warga bersama-sama berusaha memadamkan api, namun api dengan cepat membakar bangunan yang lain. 

Sekira pukul 02.40 WIB, api baru dapat dipadamkan setelah adanya bantuan 3 unit mobil Damkar Kab. Inhil, mesin pompa air milik PSMTI Kab. Inhil dan mesin pompa air milik warga Padupai.

Hingga saat ini, asal api belum diketahui, dan kerugian materi belum bisa di perkirakan. Kasus kebakaran dalam penanganan Sat Reskrim Polres Indragiri Hilir. (zamri/adv)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »