4 Fakta Yang Harus Kamu Ketahui Dibalik Suksesnya Seminar Kesehatan Nusantara Sehat Di Sungai Guntung

Posted by On Friday, August 25, 2017





Tanggal, 21 Agustus 2017 telah terselenggara Seminar Kesehatan yang diadakan oleh Tim Based Nusantara Sehat UPT Puskesmas Sungai Guntung Kecamatan Kateman.

Dibuka secara resmi dan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir H. Zainal Arifin, SKM, M.Kes yang merupakan pertama kali diselenggarakan di level Kecamatan.

Pembicara berasal dari Dinas Kesehatan Kab Inhil dr. Dwi Lestari Wahyuni, yang juga merupakan Penanggungjawab Klinik Penyalagunaan Napza di Tembilahan dan juga salah satu tenaga dokter teladan. 

Dua narasumber lainnya yaitu Kompol Bainar SH, MH (Kapolsek Kecamatan Kateman) dan Bpk Uca Sumantraz, S.Sos, M.MPd sebagai tokoh masyarakat (Anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 1998-2004). 

Dengan mengusung tema “Peran Generasi Muda Untuk Indonesia Bersih Narkoba”, acara dimulai pada jam 13.00 siang berlangsung dengan baik dan lancar.

Ada beberapa fakta di balik suksesnya acara seminar kesehatan ini. Oleh karena itu berikut hal yang perlu diketahui bagaimana tahap proses hingga pelaksanaannya.

1. Perencanaan Terukur

Perlu diketahui bahwa acara seminar ini merupakan Program Inovasi Tim Based Nusantara Sehat UPT Puskesmas Sungai Guntung Kecamatan Kateman penugasan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Sudah sejak awal tahun 2017, mengajukan program kesehatan yang dituangkan di Planning Of Action di Anggaran Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) ke Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir.

Salah satu dari beberapa usulan program kesehatan yaitu seminar kesehatan dengan sasaran remaja/pemuda dan masyarakat umum. Menjelang satu bulan sebelum pelaksanaan maka dibentuklah panitia yang terdiri dari tenaga nusantara sehat dan tentunya tenaga kesehatan UPT Puskesmas Sungai Guntung.

Proposal kegiatan Seminar Kesehatan disusun dan disahkan oleh Kepala UPT Puskesmas, Camat, dan Kepala Dinas Kesehatan yang akan memiliki peran besar sebagai panduan sebelum bergerak di hari pelaksanaan. 

Dengan melalui perencanaan terukur, memudahkan tahap demi tahap dari apa yang akan dikerjakan secara maksimal. Adapun kendala atau kesalahan lebih terkurangi jika dibandingkan dengan kegiatan yang tidak direncanakan. 

Mengedepankan rencana dengan mengacu pada panduan sehingga dilakukan secara sistematis. 

2. Kerjasama Lintas Sektor

Penanganan penyalahgunaan narkoba tidak hanya menjadi tanggungjawab sektor kesehatan, namun harus kerjasama dengan lintas sektor terkait guna mempercepat hasil yang dicapai serta efisiensi dan efektifitas. 

Pengembangan dan pembangunan daerah membawa selain membawa pengaruh perubahan, namun juga menimbulkan beberapa permasalahan sosial yang berdampak dengan masalah kesehatan. 

Berbagai temuan kasus penyalahgunaan narkoba di Kecamatan Kateman membuka kepedulian kita untuk berperan langsung dalam penanganannya. UPT Puskesmas Sungai Guntung menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayahnya, termasuk dalam masalah narkoba ini. Oleh karena itu, melalui Tim Based Nusantara Sehat mengajak seluruh sektor untuk peduli terhadap masalah narkoba di wilayahnya. 

Mulai dari pemilihan tema, narasumber, tempat, waktu, anggaran/sumber daya melibatkan kerjasama dengan berbagai pihak. Seperti untuk kaitan dengan hukum mengundang narasumber dari Polsek Kecamatan Kateman dan Tokoh Masyarakat dari segi sosial. 

Selain itu, tidak terlepas dari bantuan kontribusi Organisasi Pemuda BNN Kecamatan Kateman yang membantu suksesnya penyelenggaraan acara.

Kolaborasi dan kerjasama kepanitiaan meringankan beban kerja dan menumbuhkan rasa kebersamaan sehingga menciptakan rasa akan saling memiliki. Dengan perasaan memiliki maka akan terbangun semangat bersama dalam mensukseskan acara seminar kesehatan. 

3. Efiensi Anggaran

Sumber dana pelaksanaan seminar kesehatan ini berasal dari dana BOK (Bantuan Operasional Kesehatan) UPT Puskesmas Sungai Guntung Kecamatan Kateman. Mengingat bahwa dana ini hanya sekedar untuk operasional maka jumlahnya tentu terbatas. 

Oleh karena itu, dengan mengajukan proposal bantuan dana ke para donatur atau sponsor yang dimana menjadi mitra Puskesmas. Alhasil, dapat dukungan dari Sponsor PT Sumatera Timur Indonesia Sambu Group, Hotel Puri dan SDS Jaya Manggala.

Pengunaan dana yang bertanggungjawab sesuai dengan kebutuhan merupakan prinsip kinerja yang baik dari seap pelaksanaan program kesehatan. Dengan memaksimalkan tujuan dan manfaat, pertimbangan efisiensi menjadi salah satu sebab suksesnya acara dengan dana yang dicukup-cukupkan.

Pelaksanaan seminar ini tidak asal-asalan untuk menghabiskan anggaran saja, karena berdasarkan pengkajian identifikasi masalah, penyusunan program menghasilkan output program yang valid. 

Alhasil, lebih dari 300 peserta dapat hadir di acara melebihi dari target awal pelaksanaan sekitar 100 orang. Diantaranya peserta dari siswa-siswi sekola SMA/SMK/MA/SMP/Mts beserta Kepala Sekolah se-Kecamatan, Pemuda/i, Organisasi Masyarakat, Paguyuban, Masyarakat umum, Anggota TP PKK, serta berbagai kalangan tanpa dipungut biaya sepersenpun atau gratis 100%.

4. Kerja Keras dan Cerdas

Usaha keras panitia tentunya tidak serta merta instan begitu saja. Semakin mendekati hari pelaksanaan rekan-rekan Tim Nusantara Sehat, memacu semangat dan mengurangi jatah istirahat demi mempersiapkan acara sebaik mungkin. Tentunya ibarat pepatah kata, tiada gading yang tidak retak, maka seluruh kekurangan dan kesalahan sangat diharapkan untuk mendapat saran dan masukkan yang membangun.

Meskipun pada moment tersebut masih dalam suasana kesibukan peringatan HUT RI ke 72 di penempatan. Sedikit peluang dan kesempatan itu, berani diambil untuk melaksanakan acara dengan tema yang sesuai dengan suasana kemerdekaan yaitu ‘peran pemuda’. Kemudian dari keprihatinan masalah narkoba yang terjadi di wilayah melatarbelakangi untuk mengangkat isu "narkoba”. 

Walaupun di penempatan dengan keterbatasan sumber daya, sumber tenaga dan sumber biaya, namun tidak membatasi based nusantara sehat UPT Puskesmas Sungai Guntung untuk mengubah kekurangan tersebut menjadi kesempatan untuk menjalankan program kesehatan sesuai yang dibutuhkan. Memperbaiki perspektif atau cara menghadapi masalah dengan bertumbuh lebih besar dari masalah.

Membiasakan menghadapai segala sesuatu dengan pikiran dan hal terbuka, serta meyakini bahwa setiap masalah yang datang dapat diatasi dengan solusi sebaik mungkin. Apapun kekurangan yang dimiliki tak akan dapat menghentikan langkah-langkah kita meraih pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat. 

Oleh : Bagus Dwi Prayitno, UPT Puskesmas Sungai Guntung, Inhil, Riau, Indonesia

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »