Sengketa Tanah Di Sungai Guntung, Perlunya Ada Mediasi Dengan Kearifan Lokal

Posted by On Thursday, July 06, 2017


Sungai Guntung, (puterariau.com) ---

Pada Kamis siang (06/07/17), Kelurahan Tagaraja Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir dihebohkan perdebatan seputar sengketa tanah di Jalan Yos Sudarso Pelantar Satu, tepatnya di samping Kantor UPTD Perikanan dan Kelautan Sungai Guntung. Dari informasi yang dihimpun Putera Riau di lapangan, sengketa tanah ini sudah terjadi dalam beberapa waktu lalu yang sempat dimediasi di Kantor Camat Kateman. Hanya saja masih belum mendapat titik temu yang adil dan bijak terkait persoalan ini.

Disebutkan bahwa terjadi pertengkaran mulut antara kedua belah pihak. Untungnya hal itu dapat diredam oleh Kapolsek Kateman, Kompol Bainar SH MH dengan melakukan mediasi antara kedua belah pihak. Salutnya, kedua belah pihak memamg sama-sama berjiwa besar, yang cukup menerima saran dan tindakan persuasif yang dianjurkan oleh pihak Kepolisian.

Kapolsek Kateman berharap kepada kedua belah pihak untuk bisa menyelesaikan persoalan tanah ini secara kekeluargaan menimbang perlunya kerukunan antar sesama warga untuk lebih ditingkatkan kembali. Publik di Sungai Guntung pun berharap demikian, agar kedua belah pihak tidak terpancing isu-isu yang dilempar pihak ketiga. "Kita harapkan kedua belah pihak bisa menyelesaikan secara kekeluargaan, karena kita sangat memahami bahwa mereka (kedua belah pihak-red) adalah mereka yang sangat disegani, terpandang dan terhormat, tentunya mereka adalah panutan kami sebagai warga," ujar warga Guntung yang enggan disebutkan namanya.

Sebagaimana diketahui, kehidupan rakyat di Sungai Guntung selama ini sangat harmonis dan kondusif. Seluruh suku, agama dan bangsa pun mampu saling bahu membahu hidup di negeri Melayu tersebut. Mereka mampu menjaga keamanan, ketentraman dan kenyamanan antar sesama. Tentunya ini menjadi barometer di Inhil Utara bahwa Kecamatan Kateman adalah cukup terbaik dalam sisi persatuan dan kesatuan serta hubungan antar sesama.

Kapolsek Kateman, Kompol Bainar SH MH yang diwawancarai oleh Putera Riau di ruang kerjanya mengatakan bahwa pihaknya telah berusaha melakukan mediasi antar kedua belah pihak. "Kita sudah berusaha mediasi di Kantor Camat Kateman, namun belum ada titik temu. Kita berharap agar kedua belah pihak bisa menyelesaikan secara kekeluargaan dan kerukunan, sehingga suasana damai dan saling mempererat ikatan kekeluargaan antar sesama tetap terjalin," katanya.

Disebutkan, pihak H.Nohong memiliki sertifikat kepemilikan tanah dari pihak Pak Atan yang memiliki surat izin membangun ruko dari Pemerintah. Kedua belah pihak, sebut Kapolsek, diberi waktu satu bulan untuk melakukan mediasi secara kekeluargaan. "Kalau tidak ada titik temu, nanti silahkan lah ke Pengadilan. Namun sebaiknya perlu diselesaikan kembali secara kekeluargaan," pungkas Kapolsek. (Ridho)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »