PPDB SMP 47 Batam Masih Amburadul Meskipun Sejumlah Petinggi Sudah Turun Meninjau

Posted by On Thursday, July 20, 2017


Batam, (puterariau.com)

SMP 47 yang terletak di Jalan Raya Marina City Sekupang Batam kembali didatangi masyarakat. Mereka mempertanyakan kejelasam anak mereka yang sampai saat ini masih terkatung-katung oleh pihak sekolah. 

Salah seorang wali murid, Ayuk cukup prihatin atas kejadian kali ini. Seharusnya semakin maju zaman, masyarakat semakin mudah untuk berurusan. "Masalah anak masuk sekolah saja makin rumit dibuatnya, " ungkapnya pada Putera Riau terkait belum ada kejelasan mengenai anaknya di SMP 47.

"Sebelumnya kami dari masyarakat Tanjung Riau sudah pernah demo bersama LSM. Pihak sekolah bahwa kami bisa diterima hanya 100 orang," kata Ayuk. 

Sementara itu, ketika masyarakat mempertanyakan hal ini ke Dinas Pendidikan, mereka malah menyebut bahwa hal itu sudah diserahkan pada pihak sekolah secara penuh. Kesannya, setiap pemangku kepentingan hanya buang badan, lepas tanggung jawab terhadap permasalahan. "Ada 27 murid lagi yang belum ada kejelasannya," kata Ayuk lagi menjelaskan. 

Sementara itu, Udin P. Sihaloho dari Komisi IV DPRD yang ada di TKP mengatakan pada Putera Riau bahwa kisruh penerimaan murid ini berada di tangan pihak sekolah. Udin bahkan telah meminta data-data anak yang diinput pihak sekolah. Sejauh ini, katanya, ada 180 anak, dan sementara untuk satu kelasnya ada 36 yang kemudian berubah menjadi 40 anak. 

Artinya, kata Udin, jika harus diterima berarti ada sekitar 377 anak dan akan ada anak yang terbuang.

"Kalau dibuatkan satu kelas 40 dikali 6 lokalnya 377 dan total 130 yang tidak bisa tertampung tetapi perlu digaris bawahi itu sudah termasuk membuat pilihan dari SMP 9," ujarnya.    

Ia mengatakan kepada pihak sekolah jangan sampai ada proses pelajaran terganggu akibat mekanisme amburadul penerimaan murid kali ini. 

Apalagi Udin melihat dari buku tamu bahwa hari ini dilihat ada Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad datang ke sekolah dalam rangka sidak PPDB. Sementara itu, Kepala Sekolah pun sedang tidak berada di tempat. (rega/alfiskoto)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »