Peneliti FORMAPPI RIAU : Selain Syamsuar, Effendi Sianipar Juga Cocok Dampingi Lukman Edi

Posted by On Sunday, July 16, 2017


Pekanbaru, (puterariau.com)

Dalam kesempatan bincang-bincang politik yang dilakukan peneliti FORMAPPI Riau beberapa waktu lalu di Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru, terdiri dari unsur RT/RW se-Kecamatan Rumbai Pesisir. Mereka memiliki pandangan yang sama untuk mendukung penuh Ir.HM Lukman Edi mencalonkan sebagai Gubernur Riau pada Pilkada serentak tahun 2018 mendatang.

Indikatornya masih dalam batas kewajaran, yaitu menurut hasil observasi dan data-data valid dari beberapa jurnal maupun media cetak, media elektronik yang gencar memberitakan seputar aktifitas Lukman Edi selaku anggota DPR RI. Plus partisipasi LE yang saat ini mengemban tugas sebagai Ketua Pansus RUU Pemilu.

"Dengan keaktifan Lukman Edi di kancah nasional dan sederet pengalaman yang begitu banyak, maka sudah seharusnya masyarakat Riau memanggil LE untuk balik ke kampung halaman, membangun Riau lebih baik lagi," ujar Larshen Yunus, Direktur Eksekutif FORMAPPI Riau.

Ia berharap agar wacana pencalonan LE harus segera diperjelas agar pendukung maupun pengusung dari simpatisan dapat mempersiapkan diri menyongsong Pilgubri tahun 2018 ini. "Ingat Pilkada serentak sudah di depan mata, semua pihak harus mempersiapkan diri agar proses pelaksanaan hajatan itu berjalan dengan baik dan lancar," katanya.

Dari beberapa saran mayoritas dalam forum diskusi tersebut, memilih Syamsuar (Bupati Siak 2 periode) dan Effendi Sianipar yang saat ini masih menjadi anggota parlemen di DPR RI untuk mendampingi Lukman Edi. Ia berharap agar pemimpin-pemimpin politik di Riau dapat mempertimbangkan masukan-masukan tersebut.

Larshen Yunus menyebutkan bahwa Syamsuar adalah seorang birokrat ulung yang sarat pengalaman. Sebelum menjabat sebagai Bupati Siak, ia pernah sebagai Pjs Bupati Kepulauan Meranti. FORMAPPI menilai bahwa perpaduan muda-tua ini membuat pasangan ini akan berpeluang memenangkan kontestasi politik Pilkada. 

Lain halnya dengan Effendi Sianipar, yang saat dicrosschek oleh Muhammad Rasyid (peneliti FORMAPPI Riau) menyebutkan bahwa ia sebagai legislator yang berjalan lurus. Effendi acapkali turun ke masyarakat, meskipun belum ada jadwal reses atau kunker ke Riau.

Juga merujuk pada data BPS Riau yang mencatat bahwa populasi masyarakat Batak di Riau makin meningkat sekitar 55 %. Indikator itu tidak bisa dilihat sebelah mata, sebab jika kita mengulas sejarah Pemerintah Propinsi Riau, Kaharuddin Nasution juga pernah sukses mengangkat marwah Riau.

"Mudah-mudahan ini juga jadi pertimbangan pemimpin politik di Riau," ujar Larshen Yunus yang juga sebagai Ketua Presidium Pusat Gamari ini pada Putera Riau. (beni/adv)


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »