Mencari Titik Terang Makam Pejuang Abdul Manaf Di Sungai Guntung

Posted by On Monday, July 03, 2017


Sungai Guntung, (puterariau.com)

Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir sebenarnya banyak meninggalkan sejarah yang belum terungkap secara detil di muka publik. Misalnya saja terkait makam pejuang-pejuang kemerdekaan yang telah mengorbankan jiwa raganya demi anak cucu, sehingga nikmat kemerdekaan itu dapat kita rasakan saat ini. Salah satu pejuang itu adalah Abdul Manaf.

Menurut penuturan sejumlah tokoh masyarakat di Sungai Guntung, pejuang-pejuang tersebut dimakamkan di belakang Kedai Kopi Aseng, warga keturunan Tionghoa, yang posisinya di belakang salon rambut. Rais, warga Teritip misalnya menyebut bahwa makam pejuang Abdul Manaf tepatnya berada di dekat sumur tua peninggalan Belanda dan Jepang.

"Tapi sayang, sumur tua milik Belanda dan Jepang itu sudah ditimbun dengan semen, tepatnya di belakang Wisma Wisata Sungai Guntung, Jalan Abdul Manaf Pelantar Dua Kelurahan Tagaraja," ujarnya.

Berbekal rasa penasaran yang begitu dalam, Putera Riau terus mencari keterangan-keterangan lain seputar kebenaran informasi tersebut. Beni, salah seorang honorer di Kantor Lurah Tagaraja turut membenarkan hal ini. Disebutkan, makam pejuang Abdul Manaf tersebut berada di Sungai Guntung, hanya saja posisi tepatnya masih belum jelas. Karena saking banyaknya pejuang kemerdekaan yang gugur, sehingga sudah bercampur.

Bedil Purba, tokoh masyarakat Sungai Guntung juga menyampaikan hal yang sama. "Kalau saat itu memang dimakamkan di belakang warung kopi Aseng, tepatnya di belakang salon bencong itu," katanya. Demikian pula dengan tokoh pemuda Sungai Guntung, Odi yang membenarkan cerita tersebut.

Untuk itu perlunya data shahih dan informasi-informasi lain dalam menggali seputar sejarah makam pejuang di daerah ini dengan maksud membangkitkan kembali jiwa kepahlawanan bagi generasi muda saat ini. Apalagi apa yang dirasakan saat ini adalah berkat perjuangan pendahulu-pendahulu kita yang rela memberikan pengorbanan jiwa raga dalam mempertahankan negara.

Masyarakat Sungai Guntung yang merupakan generasi muda serta banyaknya pendatang baru, tentu perlu memahami sejarah di negeri ini. Jangan sekali-kali melupakan sejarah, agar menjadi barometer kehidupan kita baik dahulu, sekarang maupun yang akan datang. (Ridho)


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »