Masih Diinvestigasi, Diduga Pemilik Kapal Pembawa Sabu 1 Ton Adalah Warga Negara Cina

Posted by On Tuesday, July 18, 2017


Batam, (puterariau.com)

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol.Mochamad Iriawan menjelaskan bahwa penangkapan narkoba jenis sabu seberat 1 ton di pantai Anyer Serang Banten Kamis pekan lalu (13/7) terus dikembangkan pada alat transportasi pengangkut narkobanya, ujarnya dalam keterangan pers.

Pihak Polda Metro Jaya berkordinasi dengan Bea Cukai dan Kepolisian Taiwan lalu mengindentifikasi kapal pengangkut yang membawa narkoba jenis sabu asal Cina. Setelah melakukan penangkapan terhadap penyelundupan narkoba jenis sabu ini, Polda Metro Jaya melakukan orientasi ke Selat Sunda dengan helikopter untuk mengetahui jenis dan nama kapal yang bernama Wanderlust berbendera Sierra Leone yang merupakan negara bagian Afrika.
(Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan saat ke Pelabuhan Tanjung Uncang Sagulung Batam yang selalu dipantau kru Putera Riau)

"Setelah mengetahui jenis dan nama kapal, pihak kami (Polda Metro Jaya-red) melakukan orientasi ke Selat Sunda," jelas Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan kepada Putera Riau di pelabuhan Bea dan Cukai Batam Kawasan Tanjung Uncang Sagulung Batam saat konferensi pers Senin kemarin (17/7).

Diperkirakan kapal yang digunakan sebagai alat tranportasi yang membawa sabu-sabu berlayar ke Pulau Shangyang, karena situasi laut yang tenang dan sepi penduduk. Setelah berkordinasi dengan pihak Bea dan Cukai, titik kordinat kapal Wanderlust terakhir di Bangka. Titik kordinat disesuaikan dengan GPS kapal, lalu GPS kapal tersebut mati tetapi arahnya ke utara arah Singapura atau Malaysia.
(Awak kapal Wanderlust berkewarganegaraan Taiwan yang berhasil ditangkap aparat)

Ada dugaan kapal tersebut berangkat menuju Perairan Kepri. "Kami dari Satgas meminta kepada seluruh komponen institusi yang ada di laut baik itu Angkatan Laut, Bakamla Bea da Cukai maupun Lantamal semua bergerak untuk menangkap kapal itu," katanya.

"Teridentifikasi bahwa posisi kapal tersebut di Perairan Tanjung Berakit Pulau Bintan pada hari Sabtu (15/7) segera dilakukan penangkapan dan digiring ke Pelabuhan Bea dan Cukai Batam di kawasan Tanjung Uncang," ujar Iriawan.

Dari hasil tangkapan kapal tersebut, diamankan lima orang awak kapal berkewarganegaraan Taiwan. "Lima orang awak kapal semua berkewarganegaraan Taiwan," katanya.

Berdasarkan keterangan pelaku di Jakarta yang telah ditangkap di Pantai Anyer, Kamis lalu, menyebutkan bahwa kapal Wanderlust berhenti di Pulau Shangyang dan narkoba jenis sabu seberat 1 ton itu dipindahkan (dioper) ke kapal karet.

Kapolda Metro Jaya mengatakan bahwa penyelundupan narkoba jenis sabu oleh warga Taiwan ini adalah transporter yang dibayar oleh pemilik barang senilai Rp.400 juta per orang. Diduga pemilik barang adalah pemilik kapal Wanderlust warga negara Cina yang sampai saat ini masih dilakukan pengembangan. (rega/alfis)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »