Korban Janji Politik, Warga Sungai Guntung Bangun Jalan Secara Gotong Royong

Posted by On Monday, July 31, 2017

Sungai Guntung, (puterariau.com) ---- Masyarakat Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan gotong royong di Jalan Yos Sudarso menuju pelabuhan HK Sungai Guntung pada Senin pagi (31/07).

Pak Alai, warga keturunan Tionghoa selaku Korlap gotong royong tersebut mengatakan kepada Putera Riau bahwa kegiatan goro ini dilakukan warga sudah sejak 10 tahun.

Ia mengatakan nampaknya di mata Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terkesan menganaktirikan pembangunan daerah utara. Ia cukup kecewa dengan petinggi-petinggi yang katanya sukses di pusat maupun Kabupaten, namun pembangunan Inhil masih sangat tertinggal.

Seorang warga Sungai Guntung malah berani menembak hidung Abdul Wahid, anggota DPRD Riau.

"Kami sudah menghubungi, tapi beliau macam acuh tak acuh saja, mungkin karena kami orang kecil," katanya.

Padahal warga meminta agar anggota DPRD itu memperjuangkan kampung halamannya, sebab menunggu Bupati HM Wardan tentu butuh waktu lama lagi. "Iya kalau dibangun, kalau tidak, bakal rakyat lagi yang gotong royong," celetuknya.

Hal ini turut dibenarkan Pak Alai yang cukup kecewa dengan pejabat maupun wakil rakyat yang ada.

"Padahal kita berharap dengan adanya anggota DPR di pusat bisa memperjuangkan kampung halamannya, namun nampaknya tak ada harapan untuk memperjuangkan kampung halaman kita ini," ujarnya.

Akan tetapi Pak Alai tak lupa mengucapkan terima kasih kepada donatur yang telah bersumbangsih dalam pembangunan melalui gotong royong ini. Baik bantuan pasir, batu dan semen.

Begitu juga dengan donatur gotong royong yang mendapat apresiasi warga antara lain, Adi Candra, Samuji, Licun, Acang, Ati Niko, Bakti Jaya, Kapolsek Kateman, Pak Alai, Lurah Tagaraja Masri SAg, Akuang Sales Tanjung Batu, Pak Maskur Wakil Shahbandar, H. Sudik, Arip Tenggiri, Pak Basrah, Awang Polisi, dan tukang ojek HK.

Ujang, tukang ojek pelabuhan HK mengatakan bahwa ia cukup heran pada Pemerintah Kabupaten Inhil. Pelabuhan HK dibangun dengan megah, tapi jalan Yos Sudarso menuju Pelabuhan HK dibiarkan betul-betul hancur lebur macam lautan bergelombang," ucap Ujang.

Membaca berita yang ada di TV atau medsos kadang menjadi pening sendiri karena berita indah penuh bombastis seputar pembangunan. Tapi kenyataannya jauh berbeda dengan apa yang disampaikan.

"Ibarat mau Pilkada, janji-janji politisi itu manis dari pada madu, tapi kalau sudah jadi lupa dengan janji, bahkan madu itu bisa jadi racun jika warga menagihnya, apakah mereka tak paham bahwa janji itu yang akan dibawa mati ke akhirat kelak," pungkasnya. (ridho)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »