Bantu Korban Longsor, Bupati Inhil 'Turba' Ke Tanah Merah

Posted by On Tuesday, July 04, 2017


Kuala Enok, (puterariau.com) -----

Bupati Indragiri Hilir H Muhammad Wardan langsung bertindak cepat dan 'turba' (turun ke bawah/blusukan-red) sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban tanah longsor di Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Senin lalu (03/07/17).

Turut dihadiri, Asisten l Afrizal, Kepala BPBD Inhil Yusfik, Kepala Disporapudbar Junaidi, Kepala PUPR Illiyanto, Kepala Perikanan dan Kelautan, Ketua Komisi l Yusuf Said, Kabid Kominfo Trio Beni Putra. 
(Bupati Inhil memberikan pemaparan di lokasi korban longsor)

Dari pihak Kecamatan dihadiri, Camat Tanah Merah Yuliargo, Kepala Desa, RT/RW dan disambut langsung warga sekitar serta korban musibah tanah longsor.

Bupati Wardan dalam sambutanya mengatakan bahwa pada tanggal 27 Juni tahun 2017 lalu Kecamatan Kuala Enok terkena musibah tanah longsor. Korban sebanyak 5 rumah 11 Kepala Keluarga dan 20 jiwa.
(Kondisi rumah korban yang rusak akibat bencana longsor)

Dikatakan Bupati, menurut penjelasan camat, bahwa dalam tempo 2 bulan sudah 3 kali tertimpa musibah longsor, ditambah baru-baru ini 1 kali sampai akhir bulan Juni tahun 2017. Hal ini tentunya menjadi perhatian kita kedepan untuk memperbaiki sekaligus  memberikan solusi.

"Dari pengalaman kita sebelumnya, solusi yang tepat dari musibah tanah longsor yaitu pembangunan Curap. Kita dari Pemkab Inhil, telah mengusulkan ke pihak Provinsi anggaran sekitar 100 Miliyar untuk mencegah musibah tanah longsor tersebut. Khusus wilayah Kuala Enok pembangunan Curap yakni sepanjang 350 meter, ini hanya usulan saja baru dan mudah-mudahan tahun 2018 dapat dananya," tutur Bupati Inhil.
(Saat Bupati Wardan blusukan ke daerah rawan longsor tanah merah)

Bupati juga mengharapkan pada warga yang terkena musibah tanah longsor agar sekiranya tidak membangun tempat tinggal ditempat tersebut. Yang terpenting kata Bupati, kita tidak boleh menyerah terhadap alam. Disisi lain, pemerintah tetap memberikan solusi yang mumpuni dalam hal ini, sebab sudah 4 kali diguncang tanah longsor.

"Dari dinas terkait bisa melihat langsung kondisi di lapangan. Dan bisa mengambil analisa guna pembangunan curap untuk wilayah Kuala Enok, kalau bisa kita juga akan membuat aturan dalam pembangunan curap," tegas Wardan.
(Bupati Wardan berbincang-bincang seputar permasalahan yang ada di tengah masyarakat)

Sementara itu, Camat Tanah Merah Yuliargo dalam sambutanya mengucapkan terima kasih atas respon cepat Bupati dan rombongan terhadap korban musibah tanah longsor di Kelurahan Kuala Enok.

"Kepada Bapak Bupati, kami  berharap pembangunan curap dapat dibangun. Sebab, di daerah Kuala Enok rawan longsor," kata Yuliargo.

Bantuan yang diberikan dalam bentuk sembako dan pakaian dari Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Sosial Kabupaten Inhil. 

Bupati dan rombongan melanjutkan kunjungan ke sunatan massal yang ditaja oleh PT Pulau Sambu, peserta sebanyak 182 orang yang terbagi menjadi 3 Kecamatan, Pulau Burung, Guntung, dan Kuala Enok.  (Beni/adv)


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »