Akmal Chaniago Sebut Keberadaan Taksi Online Di Batam Merusak Pasaran

Posted by On Sunday, July 09, 2017


Batam, (puterariau.com)

Pelabuhan domestik Sekupang yang biasa ramai kini mulai agak sepi. Penyebabnya karena perekonomian Kota Batam yang mulai lesu saat ini. Hal ini berdampak pada supir taksi yang sepi penumpang. 

Menurut Akmal Chaniago, Ketua Koperasi Taksi Domestik Sekupang KPTDS Batam Taksi mengatakan bahwa lemahnya perekonomian Batam berimplikasi pada kehidupan supir taksi saat ini. "Pemerintah pun tidak pernah meninjau ke lapangan tentang adanya taksi online yang merusak pasaran taksi tradisional," katanya.

Dikatakan, semenjak munculnya taksi online membuat resah dunia pertaksian yang ada. Sementara yang resmi saja, prosedur yang diterapkan oleh Pemerintah mulai dari peremajaan mobil sudah dijalankan oleh taksi-taksi yang ada di Kota Batam saat ini," kata Akmal pada Jumat lalu (7/7/2017).
(Supir taksi berkumpul saat membahas lesunya perekonomian Kota Batam)

"Tolong Pemerintah meninjau ulang lagi tentang adanya taksi online tersebut," ujarnya saat diwawancara Putera Riau di kantornya di Pelabuhan domestik Sekupang Kota Batam.  

Ia berharap kepada Pemerintah Kota Batam agar taksi online yang sudah ada ini harus dicabut izinnya. Disamping itu, Akmal yang juga pelatih olah raga tarung derajat Kota Batam AA boxer, dan juga aktif di Paganagari IKSB Kota Batam dan selaku Ketua DPC Gema Minang Kota Batam ini meminta agar supir taksi online yang tak mematuhi prosedur dan merusak pasaran untuk tidak beroperasi sebelum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Batam. (Rega)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »