Terbengkalai, Pembangunan Sarana Air Bersih Diduga Jadi Ajang Korupsi Oknum-Oknum Dinas PU

Posted by On Thursday, June 29, 2017


Lahewa, (puterariau.com) ----

Pembangunan sanitasi air bersih berbasis masyarakat di Dusun III (Helesilima) Desa Holi Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumut dengan anggaran sebesar Rp.626.491.000 yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nias utara tahun 2016 diduga kuat telah terjadi indikasi korupsi.

Berdasarkan Investigasi Putera Riau di lapangan, fimana pipa air dari aliran sungai menuju bak penampungan sudah rusak atau tidak berfungsi lagi sehingga masyarakat merasa kecewa dan kewalahan akan air mereka.

Salah seorang tokoh masyarakat menyampaikan kepada Putera Riau di Lotu (28/06/2017), dimana pembangunan SAB (Sanitasi Air Bersih) itu sudah merugikan mereka. "Dimana kami sudah sempat membeli pipa untuk menyambungkan ke rumah kami masing masing, namun akhirnya SAB itu tidak lagi kami fungsikan," ujarnya.

Pipa air bersih yang rusak dari aliran sungai menuju bak penampungan itu sudah beberapa kali dilakukan swadaya bersama untuk memperbaikinya, toh juga akhirnya tetap tidak bisa diperbaiki lagi. "Kami sangat kecewa," ujarnya.

Diduga dana pemeliharaan pembangunan SAB ini sudah dicairkan, tapi sampai sekarang belum diperbaiki sama sekali pipa yang sudah rusak itu. Ini akibat Plt. Kepala Dinas PU Yulius Zai yang kurangnya tegas kepada PPK dan rekanannya sehingga proyek jadi mainan.

"Diduga ada kerja sama mereka bersama untuk menghambur-hamburkan uang negara demi kepentingan pribadi mereka," tandasnya.

Masyarakat meminta kepada Bupati Nias Utara
untuk segera mengevaluasi ulang kinerja Yulius Zai ST yang diduga banyak seluk beluk tidak jelas dalam pekerjaan selama menjabat Plt. Kepaka Dinas PU serta mengharapkan kepada Tim Pansel JPTP Kabupaten Nias Utara jangan menyesatkan pemimpin daerah untuk merekomendasikan yang lolos JPT Pratama seperti Kadis PU Nias Utara tersebut. (Meifermanto Gea)


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »