Komisi II DPRD Inhil Soroti Masalah Tabung Gas Elpiji 3 Kg Yang Mahal dan Langka

Posted by On Wednesday, June 21, 2017


Tembilahan, (puterariau.com)

Kelangkaan gas elpiji 3 kg masih sering terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir. Selain langka, harganya juga sering melambung. Bahkan pada tingkat pengecer, harga gas melon ini bisa mencapai Rp.30.000 atau lebih. Kondisi tersebut jelas memberatkan masyarakat kecil yang selama ini sangat membutuhkan.

Ketua Komisi II DPRD Inhil, Ahmad Junaidi mengatakan bahwa agen dan pengecer harus segera membuat kesepakatan dalam mengatasi persoalan tersebut.

"Persoalan itu tak kan pernah ada ujungnya, kecuali agen dan pengecer membuat kesepakatan," kata politisi Partai Golkar tersebut.

Kesepakatan dimaksud, menurut Junaidi bahwa pengecer bisa saja mendapatkan gas 3 kg di tingkat agen dengan syarat tidak menjual dengan harga tinggi kepada pembeli. Jika pengecer hanya dibatasi dalam pembelian tabung setiap membeli di agen, dikawatirkan akan semakin membuat harga gas makin mahal.

"Jika pengecer jual dengan harga tinggi ke pembeli, agen jangan kasi lagi ke mereka. Harus ada ketegasan seperti itu, jadi perjanjiannya juga harus jelas," ungkap Ahmad. (Beni/adv)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »