Kapolda Riau Ingatkan Masyarakat Untuk Pertahankan Persatuan Dan Kesatuan Bangsa

Posted by On Saturday, June 03, 2017

Pekanbaru, (puterariau.com) -+--- Kapolda Riau Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara, Jumat (2/6/2017) siang, melaksanakan Safari Sholat Jumat di Masjid Hidayatullah Kota Pekanbaru.

Pada pembuka Ceramah Jumat keliling di Masjid Hidayatullah ini Kapolda Riau menyampaikan tujuan ia hadir adalah dengan niat ingin menegakkan Ukhuwah Islamiyah di antara sesama agar hubungan dapat terjalin dengan baik.

Dikatakan bahwa Indonesia itu dibangun dari beragam etnis, suku bangsa dan budaya. Dan juga merupakan negara kesatuan Republik Indonesia yang berbeda-beda suku bangsa dan budaya tapi tetap satu juga.

"Saat ini banyak paham yang berkembang di lingkungan kita, seperti halnya ISIS yang tujuan mereka ingin mendirikan negara khilafah dan mencoba menghancurkan pemerintahan yang sah," kata Kapolda di hadapan para jamaah Masjid Hidayatullah yang mengikuti Sholat Jumat.

Dikatakan Irjen Pol Zulkarnain, paham seperti ISIS ini berpendapat bahwa apabila ada seseorang yang tidak sepaham dengan pemikiran mereka tersebut maka mereka menyebutnya dengan kafir sehingga itu semua rawan terhadap kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia yang beragam agama, suku bangsa dan budaya yang bisa menyebabkan perpecahan diantara kita dan paham radikal tersebut tidak bisa diterima di negara Indonesia.

Kapolda Riau juga memberikan himbauan bahwa Indonesia tidak akan terpecah belah kalau kita bersatu padu.

"Maka dari itu faham seperti ISIS itu dilarang di negara kita guna mempertahankan Bhinneka Tunggal Ika dan juga mempertahankan itu semua bukan hanya tugasnya TNI/ Polri saja, tapi tugasnya kita bersama insya Allah Propinsi kita ini aman damai," sebutnya.

Di penghujung tausiyah, Kapolda Riau mengatakan bahwa dalam Sholat Jumat keliling ini, tugasnya polisi itu adalah tugas yang mulia yang pertama adalah menegakkan hukum dan kedua adalah menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. 

"Jadi jangan ada di lingkungan masyarakat yang terkena penyakit masyarakat seperti Prostitusi, Miras, Narkoba, Perjudian dan Pencurian," pungkas Kapolda. (Pr/adv)


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »