Bulog Gunung Sitoli Distribusikan Beras 'Busuk' Dan Berkutu, Bupati Nias Turun Tangan

Posted by On Friday, June 02, 2017


Gunung Sitoli, (puterariau.com) ------

Sungguh miris tata kelola dan manajemen pihak Bulog Gunung Sitoli yang mendistribusikan beras kepada masyarakat di Kepulauan Nias dengan kondisi beras yang tak layak konsumsi.

Entah bagaimana pula pihak Bulog Gunung Sitoli dalam menyimpan dan mengelola beras raskin tersebut, sehingga beras yang diterima masyarakat sebagian dalam keadaan busuk dan beraroma tak sedap.

Kejadian ini mengundang perhatian berbagai pihak. Masyarakat dan para pemuda Nias banyak mengecam pihak Bulog Gunung Sitoli yang dinilai tidak manusiawi memberikan beras yang berbau kepada masyarakat.

Permasalahan itu pun tercium oleh Bupati Nias (induk), Sokhi'atulo Laoly dengan ditemani sejumlah pejabat Kabupaten Nias (Induk) dan anggota Dewan Perwakilan Daerah asal Sumatera Utara, Parlindungan Purba mendatangi gudang Bulog di Kota Gunungsitoli Jum’at (2/6/2017). Hasilnya, ditemukan puluhan karung beras tak layak konsumsi.

Dalam sidak, Bupati menemukan beberapa puluhan karung beras yang sudah menguning. Parahnya, di dalam beras itu ditemukan banyak kutu busuk. 

‎”Saya minta agar Bulog memperbaiki kualitas beras yang akan disalurkan ke masyarakat,” ujar Sokhi Atulo Laoly.

Ditempat yang sama, anggota DPD RI Parlindungan Purba menyarankan pihak Bulog untuk melakukan pembahasan soal raskin tak layak konsumsi tersebut. Ia pun berharap ke depan, Bulog semakin baik dalam  melayani masyarakat, ujarnya. (Alvin)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »