Warga Desa Pembengis Pergoki Pelajar Sedang 'Indehoi' Di Gedung Balai Adat

Posted by On Friday, May 19, 2017



Kualatungkal, (puterariau.com)

Warga RT 01 Desa Pembengis, Kabupaten Tanjung Jabung Barat memergoki sepasang kekasih yang masih duduk di bangku sekolah sedang berbuat mesum di Gedung Balai Adat milik Pemkab Tanjung Jabung Barat di bumi Serengkuh Dayung Serentak Ke Tujuan, pada Rabu lalu (17/05/17).

Saat dipergoki warga, pasangan tersebut tengah asyik berhubungan badan. Edi, selaku Ketua Pemuda RT 01 Desa Pembengis menyatakan bahwa pihaknya melakukan penggerebekan ini karena sudah sering kali melakukan pengintaian terhadap muda-mudi yang pacaran di Gedung Balai Adat tersebut.

Hanya saja, kata dia, baru kali ini berhasil menangkap sepasang kekasih yang lagi asik 'goyang indehoi' di WC gedung tersebut. "Saat digerebek, mereka lagi melakukan perbuatan yang tidak senonoh itu, dan celananya terbuka," ujar Edi.

Usai menangkap sepasang kekasih mesum ini yang masih berstatus pelajar di SMA yang ada di Tanjab Barat, warga langsung membawa ke rumah RT untuk diminta proses sesuai aturan yang ada. "Barang bukti kondom ada di lokasi itu kita temukan, selanjutnya kita sudah serahkan kepada ketua RT setempat, dan yang jelas pasangan-pasangan itu masih pelajar," tambah Edi.

Senada itu, warga menambahkan bahwa mengenai hal ini warga sudah pernah melaporkan kepada aparat Desa setempat dan Ketua Balai Adat jika Gedung Balai Adat milik aset Pemkab Tanjab Barat ini dijadikan tempat mesum muda-mudi pacaran dan kumpul kumpul, namun tidak pernah di tanggapi. "Kami sudah dua bulan mengintai, saat meronda malam tidak ada, siang rupanya dia main. Asal masuk ke WC itu disana dia melakukan hubungan badan," kata warga.

Dari informasi yang dirangkum PR, bahwa identitas pasangan ini, laki-laki bernama Bb warga Pasar Senen, Kecamatan Betara, masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas. Sedangkan si wanita bernama Nh warga Sungai Saren, Kecamatan Bram Itam yang juga masih berstatus pelajar. Usai digrebek hari itu juga, sepasang kekasih mesum ini langsung digiring oleh warga di kediaman Ketua RT 01 yang berlokasi di sebelah tempat kejadian (TKP).

Warga berharap, dengan kejadian seperti ini agar Gedung Balai Adat Kabupaten Tanjab Barat ini dijaga dan dirawat. Menimbang selalu dijadikan tempat maksiat gratis.

 "Sehingga tidak terulang kedua kali warga melakukan pengerebekan seperti ini mengingat gedung balai adat ini merupakan gedung milik Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang menghabiskan dana APBD miliaran rupiah," ujarnya. (yudi/tonang)


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »