Wabup Said Hasyim Sambut baik Laporan Pansus LKPJ Kepala Daerah

Posted by On Thursday, May 04, 2017


Selatpanjang, (puterariau.com)

Wakil Bupati Kepulauan Meranti, H. Said Hasyim mengikuti rapat paripurna tentang Laporan Pansus LKPJ Tahun 2016 dan penyerahan keputusan DPRD sebagai rekomendasi DPRD terhadap LKPJ kepala daerah.

Acara itu bertempat di ruang rapat paripurna DPRD Kepulauan Meranti pada Kamis (4/5). Hadir dalam rapat paripurna tersebut, Wakil Bupati, H. Said Hasyim, Ketua DPRD H. Fauzy Hasan, Wakil Ketua DPRD Meranti Taufikurahman, Wakil Ketua DPRD Muzamil, Forkopimda, Asisten III Sekda. Meranti H. T. Akhrial, Asisten II Sekda. Ir. H. Anwar Zainal, Kepala OPD dan Bagian se-Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dalam rapat paripurna tersebut disampaikan penilaian dan rekomendasi Pansus LKPJ Kepala Daerah yang disampaikan oleh perwakilan Pansus, Marhisam terkait urusan wajib di Kabupaten Kepulauan Meranti yang dilaksanakan oleh 32 satuan setelah dilakukan pembahasan, menelaah dan menganalisa kemudian memberikan laporan rekomendasi terhadap LKPJ yang ada.

Diantaranya yakni urusan industri perlu juga dilakukan pemetaan industri untuk mendapatkan potensial industri yang layak bagi Kabupaten Kepulauan Meranti. Perlunya dibangun jalur transportasi yang memadai sehingga dapat peningkatan jumlah produksi barang. 

Di bidang kelautan dan perikanan yang merupakan sektor utama dalam pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai kawasan maritim, Pansus memiliki rekomendasi agar kegiatan yang sudah biasa dilakukan oleh masyarakat untuk dapat dievaluasi pelaksanaannya.

Perlu dilakukan pengawasan terhadap aset-aset yang telah dimiliki oleh dinas perikanan baik aset yang ada di dinas maupun bantuan yang diberikan kepada masyarakat.

Keberadaan balai benih ikan dan penyediaan sarana dan prasarana budidaya perikanan hendaknya dapat langsung bermanfaat bagi masyarakat. Pansus meminta agar pembangunan prasarana tersebut menjadi prioritas penganggaran bagi OPD.

Selanjutnya pemberdayaan masyarakat desa yang sejauh ini belum ditemukan kendala berarti di lapangan. Namun demikian, Pansus memberikan catatan perlu tanggap terhadap isu-isu di lapangan dan agar terus memonitor kepala desa untuk mencapai tujuan daerah sesuai visi, misi Kepala Daerah dalam meningkatkan kemampuan aparatur desa agar mampu mendukung proses pembangunan dalam memberikan pelayanan yang baik pada masyarakat.

Terkait dengan tapal batas antar desa dalam satu Kecamatan, Pansus menilai agar OPD terkait cepat tanggap, apabila timbul indikasi-indikasi yang berkaitan dengan batas desa, sehingga dapat mengurangi terjadinya konflik.

Kemudian, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang sejauh ini belum ditemukan kendala berarti di lapangan. Banyaknya pemberitaan terjadi pencabulan dan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur, Pansus meminta kepada OPD terkait agar memberikan perlindungan hukum terhadap anak sesuai dengan prosedur dan proses hukum yang berlaku. 

Bidang Kepemudaan dan olah raga  yang sejauh ini belum ditemukan kendala berarti di lapangan. Namun demikian, Pansus memberikan catatan harus melakukan pendataan berdasarkan skala prioritas ikon pariwisata yang benar-benar ditonjolkan, seperti contoh hutan mangrove yang merupakan potensi untuk dijadikan kawasan wisata di Kabupaten Kepulauan Meranti. 

Dibidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti harus memperhatikan ketersediaan tenaga medis baik perawat, bidan dan dokter dan kebijakan pendistribusian tenaga-tenaga tersebut secara merata ke setiap kecamatan. Kebijakan tersebut yang diiringi juga dengan kebijakan menyangkut kesejahteraan mereka. (Agus)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »