Usai Diperkosa Dengan Ganas, Korban Lansung Ditinggalkan Dalam Keadaan Bugil

Posted by On Wednesday, May 24, 2017



Selat Panjang, (puterariau.com) --

Bagi anak gadis, jangan mau diajak jalan ataupun ditumpangi oleh seorang laki-laki yang tak dikenal, sebab bisa berakibat fatal. Hal ini berakibat kehilangan masa depan yang mestinya harus selalu dijaga.

Seputar hal itu, seorang pemuda diamankan aparat kepolisian karena diduga melakukan pemerkosaan. Pelaku berinisial Rh(23), alias Mat, warga Jalan Poros, Desa Tanjung Pisang, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti,   terhadap Ft (17), warga Jalan Bambu Cina, Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kejadian bermula pada Minggu (21/5/17) sekitar pukul 10.45 WIB, korban yang mau pulang kerumah mendapat tumpangan dari pelaku, setelah melewati rumah pelapor, pelaku tidak berhenti dan terus membawa pelapor ke tempat yang sepi.

Sesampainya di tempat sepi, pelaku memarkirkan sepeda motor yang dibawanya, lalu memaksa korban untuk mengikutinya dengan jalan kaki, tapi korban menolaknya dan pelaku pada saat itu marah dan menampar pipi sebelah kanan korban sambil mengatakan tidak ada gunanya berteriak karena tidak ada orang yang mendengarnya.

Setelah sampai di tempat sepi pelaku membekap mulut korban dan pelaku mengajak hubungan intim tetapi korban menolaknya. Setelah itu pelaku menyuruh untuk duduk dan membuka celana tetapi korban menolaknya, saat itu pelaku marah dan kembali menampar pipi korban lagi.

Kemudian pelaku membuka paksa baju korban hingga sobek setelah itu membuka paksa celana panjang, BH, dan celana dalam korban dan pada saat itu pelaku juga sudah dalam keadaan telanjang, setelah itu tangan korban diikat dari belakang dengan menggunakan baju pelaku, kemudian pelaku langsung memperkosa korban dengan ganas.

Korban menangis dan berteriak meminta pelaku agar jangan melakukan perbuatan pencabulan tersebut, tetapi pelaku tidak menurutinya  sehingga pelaku marah dan menampar pipi korban. 

Pada saat pencabulan tersebut, pelaku juga mengancam korban dengan menggunakan sebatang kayu yang ujungnya runcing dan juga mengakibatkan luka goresan di dada sebelah kanan korban. Setelah terjadinya pencabulan tersebut pelaku meninggalkan korban dalam keadaan telanjang.

Atas kejadian tersebut pelapor melaporkan ke pihak yang berwajib ke Polsek Merbau guna pengusutan lebih lanjut.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah SIK melalui Kapolsek Merbau AKP Amir Husin, Rabu (24/5/17) siang membenarkan adanya kasus pencabulan tersebut, sesuai dengan LP Pencabulan Nomor : LP/06/V/2017/Riau/Res Kep.. Meranti/Sek Merbau.

Pelaku telah diamankan di Polsek Merbau untuk proses lebih lanjut. (agus)


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »