Tersangka Pembalakan Liar Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Meninggal Dunia, Aparat Hukum Mesti Usut Lingkaran Pemodal

Posted by On Tuesday, May 16, 2017

(Rumah dan gudang yang biasanya digunakan menumpuk kayu curian bertahun-tahun di Bukit Kerikil)

Bukit Kerikil, (puterariau.com)

HR Haryono Saragih, salah satu toke kayu besar yang masih berstatus tahanan Polres Bengkalis dikabarkan telah meninggal dunia. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Kepala Laboratorium Kedaulatan Pangan Agribisnis Kerakyatan (KPAK) PETANI (Persaudaraan Mitra Tani Nelayan Indonesia) Propinsi Riau, Sahat Mangapul Hutabarat dalam keterangan persnya pada Putera Riau.

Disebutkan Sahat, almarhum ini merupakan 'Big Bos' yang sudah malang melintang dalam penebangan kayu di wilayah ini. Sebahagian masyarakat bahkan memberi julukan 'Untouchable Man' alias sosok yang tak tersentuh hukum. "Bayangkan selama ini di tepi jalan besar yang dilalui kenderaan hilir mudik, bertahun-tahun gudang kayunya tak tersentuh hukum. Setelah ada isu pembalakan yang digemborkan baru-baru ini, barulah terlihat awak media datang ke lokasi dan almarhum barulah ditangkap," sebutnya.

Sahat juga berharap agar lingkaran mafia kayu asal pembalakan liar di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil di Bukit Batu ini diungkap sampai ke akar-akarnya. "Kalau bisa jangan sampai hilang kisahnya, karena sudah banyak yang sudah makan besar selama ini," sebutnya lagi.

Apalagi dalam penelusuran lapangan, pembalakan liar ini melibatkan aparat desa Bukit Kerikil (bendahara desa Bukit Kerikil), Sitohang (seorang RT di Bukit Kerikil), oknum TNI dan POLRI. Pasalnya selama bertahun-tahun kayu bisa bebas keluar masuk melewati jalan satu-satunya yang melewati Pos Polisi, Pos Babinsa, Kantor Desa, rumah Kepala Desa, rumah Kepala BPD, tak mungkin mereka tak melihat ada mobil balak membawa kayu.

Diharapkan seluruh pihak baik Pemerintah, masyarakat dan penegak hukum ikut mengawal dan mengawasi proses hukum terkait pembalakan liar yang terjadi di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil yang selama ini masih hanya sebatas retorika saja. "Mesti usut siapapun oknum yang berada di balik pencurian kayu selama bertahun-tahun ini," pinta elemen masyarakat tersebut.

Info terbaru yang didapat PETANI menyebutkan bahwa almarhum HR telah menjadi tahanan pihak Kejaksaan. Tentunya diharapkan ada lingkaran pemodal besar yang bisa diendus dan ditangkap oleh pihak Kejaksaan terkait kasus ini. (pr/doc/rls)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »