Sebagai Produsen Padi, Kabupaten Siak Luncurkan Beras Kota Istana

Posted by On Monday, May 29, 2017

(Bupati Syamsuar Launching Beras Kota Istana)
Siak, (puterariau.com) --I--
Meski sempat diguyur hujan, peluncuran beras Siak, “Kota Istana” serta penyerahan bantuan bibit cabe kepada masyarakat di kampung Suak Lanjut kecamatan Siak berjalan lancar.

“Mudah-mudahan hujan ini membawa pertanda yang baik bagi kita, untuk promosi dan peluncuran beras Siak Kota Istana ini,” sebut Bupati Siak Syamsuar diawal sambutannya.

Syamsuar mengatakan, beras merupakan salah satu komuditi atau makanan pokok masyarakat kita sejak dahulu. Oleh karena itu, peluncuran beras Siak “Kota Istana” sangat diharapkan oleh masyarakat. Sebagai daerah penghasil beras, sudah seharusnya memiliki beras dengan merek sendiri.

Dijelaskan Bupati, masalah pangan ini harus menjadi perhatian kita bersama, walaupun daerah kita masih tersedia bahan pangan untuk kebutuhan sendiri. Namun demikian, kita perlu waspada karena pertumbuhan penduduk yang terus meningkat akan berdampak terhadap meningkatnya permintaan terhadap kebutuhan pangan.

Launching beras itu dilakukan langsung oleh Bupati Siak Syamsuar di kedai harian Haikal, Kampung Suak Lanjut kecamatan Siak, Jum’at (26/5). 
(Pemberian bibit cabe oleh Istri Bupati Syamsuar)

Turut menyaksikan Anggota DPRD Siak, Camat Siak, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Syahrial, Ketua PKK Kabupaten Siak Misnarni Syamsuar, Penghulu Suak Lanjut, serta masyarakat Kampung Suak Lanjut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Siak Syahrial mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas gabungan kelompok tani (Gapoktan) menjadi Lembaga Ekonomi Pangan yang kuat di pedesaan, sekaligus mendekatkan pangan kepada masyarakat. 

Pengembangan usaha pangan masyarakat, merupakan kegiatan dari lembaga usaha pangan masyarakat dalam melayani warung harian khususnya untuk di setiap wilayah Kabupaten Siak dalam menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok.

Kata Syahrial, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Siak dalam hal mengupayakan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan.  

Ia menambahkan, keberadaan warung harian merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memotong rantai pasokan komoditas pangan. Oleh karena itu pembangunan ekonomi berbasis pertanian dan perdesaan secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak pada pengurangan penduduk miskin.

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Siak terus melakukan inovasi guna percepatan keanekaragaman konsumsi pangan. Melalui pemanfaatan pekarangan dengan konsep agropolitan dan rumah pangan lestari, dimana setiap kepala keluarga (KK) mendapat 5 batang bibit cabe/sayur. (Hangtuah/fadil)


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »