Razia Pekat Di Meranti, 3 Wanita Malam Dan Seorang Apek-Apek Diamankan

Posted by On Wednesday, May 10, 2017


Selatpanjang, (puterariau.com) --

Menyambut bulan suci Ramadhan 1438 H, satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Meranti mengintensifkan razia penyakit masyarakat (Pekat). Giat kali kedua dilaksanakan dengan menyisir tempat hiburan malam yang ada di Kota Selat Panjang Kabupaten Kepulauan Meranti Rabu malam (9/5/2017).

Dalam razia yang diakomodir sebanyak 12 personil tersebut, bergerak menggunakan satu unit mobil patroli dimulai tepat Wisma Sempena yang menemukan 3 wanita malam bersama apek-apek yang sedang cuci mata (lelaki hidung belang keturunan tionghoa). Kemudian di Wisma Diva Jalan Kesehatan didapat sepasang bukan muhrim. Demikian pula di Hotel Furama 1 Selat Panjang Kabupaten Kepulauan Meranti.

Razia Pekat dimulai sekira pukul 23:30 WIB dilanjutkan di Wisma Dr Joko dan Hotel Red 9, Jalan Siak dan Wisma King Nihil temuan. 

Mulai dari pengecekan buku pengunjung Hotel dan Wisma hingga penyisiran ke setiap kamar hotel. Ada beberapa menyalahi aturan tidak punya KTP dan belum nikah. Secara keseluruhan terdapat beberapa yang diamankan di kantor yakni yang tidak memiliki identitas, namun dari pihak Satpol PP hanya melakukan pendataan dan peringatan kepada mereka agar dapat melengkapi identitas dari masing masing pasangan bukan muhrim dan wanita malam serta lelaki hidung belang tersebut.

Kasat Pol PP Kabupaten Kepulauan Meranti Joko, melalui Kabid Ops Pol PP Syafrizal Ahmadi menjelaskan bahwa razia yang dilakukan tersebut untuk menciptakan kondisi aman dan tertib jelang Ramadhan. Selain itu pihaknya berjanji untuk terus melakukan razia serupa dalam meminimalisir terjadinya tindakan maksiat jelang Ramadhan.

Di Wisma Sempena ditemukan 2 orang diduga wanita malam, sementara itu, satu pasang tanpa surat nikah di Hotel Diva. Kemudian di Hotel Furama, Wisma King, dan Hotel Red 9 dan Wisma Diva. "Hotel Hepply kami hanya mendata tidak ditemukan hal yang mencurigakan," ungkapnya

Selain itu, razia yang dilakukan merupakan perintah dari Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Meranti dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Hal ini dilakukan untuk membersihkan Kota Selat Panjang dari penyakit masyarakat. (agus)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »