Pasca Bom Kampung Melayu, DPD RI Desak Gerindra Segera Sahkan RUU Anti Terorisme

Posted by On Saturday, May 27, 2017



Jakarta, (puterariau.com)

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI), Nono Sampono yang merupakan mantan bekas pasukan kontra teroris, mendesak kepada DPR RI dalam hal ini Pansus RUU anti terorisme dipimpin oleh Fraksi Partai Gerindra agar segara mengesahkan  Rancangan Undang-Undang anti terorisme menjadi Undang-Undang.

Ia cukup mengkhawatirkan kekosongan UU anti terorisme. Hal itu justru telah dimanfaatkan oleh ISIS untuk menjadikan wilayah Indonesia sebagai ajang wilayah teror.

Peringatan yang sama  sebelumnya sudah pernah diingatkan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. "Jangan-jangan apa yang dikatakan Panglima TNI benar. Teroris muncul karena adanya kekosongan Undang-Undang," kata Nono.

Teroris memanfaatkan keterbatasan Polisi dalam melakukan tindakan pencegahan. Makanya pelibatan kesatuan lain tetap diperlukan untuk mencegah munculnya korban baru.

Dewasa ini, kata Nono, munculnya gerakan teror masih didorong faktor ideologi, ekonomi dan politik.

Terkait dengan peristiwa bom Kampung Melayu, ujar  Nono, sesuai dengan klaim yang dilakukan oleh ISIS, mereka sudah ada di Indonesia.

Pihaknya menyayangkan korban bom teror terus berjatuhan mulai dari aparat Polisi, sipil dan pelaku bom itu sendiri yang jadi korban cuci otak teroris ISIS, tegas Nono Sampono di Jakarta seusai membezuk korban bom Kampung Melayu di RSUD Budi Asih di Jakarta Timur Jumat (26/5/2017). (Erwin Kurai)


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »