Muhammad Jamil : Aplikasi SIMPLE Mobile Dalam Memberikan Kemudahan Investor Di Pekanbaru

Posted by On Saturday, May 27, 2017

PuteraRiau,  PEKANBARU—Saat ini, peran dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Pekanbaru menarik  investor untuk menanamkan modalnya di kota Metropolitan yang Madani menjadi sangat penting. Karena  Kota  Pekanbaru merupakan Kota tujuan investasi terbaik se-Indonesia.

Dalam sebuah ungkapan “Dimana ada gula pasti disitu ada semut”, artinya DPM PTSP ‎akan membuat Kota Pekanbaru manis layaknya gula yang selalu  dicari para investor untuk mengembangkan usaha-usaha mereka di kota ini.

Oleh sebab itu,  berbagai inovasi terus dikembangkan untuk memberikan layanan terbaik kepada seluruh pelaku usaha yang hendak menanamkan modalnya di Kota Pekanbaru, kegiatan yang paling anyar dilakukan DPM PTSP Pekanbaru yakni bagi-bagi  ilmu dengan seluruh pelaku usaha tentang aturan dan kebijakan yang berlaku di Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu.

"Dengan adanya persamaan persepsi antara dunia usaha dengan kami (DPM PTSP) tentu seluruh urusan administrasi  perizinan akan lebih mudah dan cepat untuk diproses,”ungkap Kepala Badan PTSP, Muhammad Jamil.

Ditambahkan Jamil,  dalam hal pelayanan, DPM-PTSP Pekanbaru hingga saat ini terus berinovasi, dengan pemanfaatan dan pengembangan teknologi informasi sebagai wadah dalam peningkatan pelayanan publik, khususnya pelayanan perizinan  dan non perizinan yakni melalui penerapan Aplikasi SIMPEL Mobile.

Aplikasi SIMPEL Mobile tersebut merupakan inovasi terbaru dari DPMPTSP kota Pekanbaru dimana manfaatnya adalah memudahkan masyarakat mengurus perizinan dan non perizinan dengan menyelarasakn amanat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Disamping itu, DPMPTSP memberikan layanan kelas VIP kepada seluruh investor baik itu lokal maupun luar daerah Pekanbaru. Pasalnya, seluruh pengusaha rata-rata sudah mengunakan handphone android untuk mengakses proses  perizinan yang mereka berikan. Jadi para investor cukup mendownload Aplikasi SIMPEL Mobile DPM-PTSP dan mereka bisa mengetahui langsung tentang izin usaha yang mereka miliki.

“Dengan begitu, pengusaha tidak perlu antri dan repot-repot lagi datang ke kantor kami. Cukup lewat HP saja, bisa  mengetahui sampai dimana proses perizinan yang mereka urus. Jika sudah siap mereka tinggal ambil,” papar Jamil.

Selain itu, DPM-PTSP berencana mengembangkan tanda tangan elektronik yang tujuannya untuk memberikan kemudahan kepada seluruh investor dan percepatan proses perizinan. “Jadi, jika Kepala DPM-PTSP sedang pergi dinas luar kota, anda tidak perlu risau. Karena setiap berkas yang masuk akan langsung ditanda tangani melalui aplikasi tandatangan elektronik, mudah bukan,” ungkap Jamil.

Atas inovasi tersebut, sudah banyak perizinan yang mengalami percepatan. Jika dulu selesai lima hari kerja bisa dipersingkat menjadi satu hari, bahkan bisa ditunggu.‎‎ Sebelumnya, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mempublikasikan data realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) triwulan pertama (periode Januari-Maret) tahun 2017 yang menembus angka sebsesar Rp.165,8 triliun, meningkat 13,2 % dari periode yang sama tahun 2016 sebesar Rp146,5 triliun. Realisasi investasi tersebut menyerap 194 ribu tenaga kerja. (dil/rls)


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »