Meskipun Bocor, Razia Cipkon Di Kuala Tungkal Berhasil Amankan PSK Dan Pasangan Luar Nikah

Posted by On Saturday, May 27, 2017



Kuala Tungkal, (puterariau.com)

Menjelang bulan suci Ramadhan 1438 H, aparat gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tanjung Jabung Barat Propinsi Jambi bersama Subdenpom, Dinas Sosial dan Kepolisian Resor Tanjab Barat menggelar razia di wilayah Kecamatan Betara, yakni kafe remang-remang dan kos-kosan di Betara di desa Pematang Lumut.

 Razia dimulai pada pukul 23.00 WIB, Selasa Malam (23/5/17) hingga berakhir pukul 04 00 WIB Rabu dini hari (24/5/17) menyelusuri kafe remang-remang terlebih dulu. Namun sayang, kafe yang berjejer biasanya rame dipadati pengunjung hidung belang tiba-tiba sepi, diduga kuat razia ini sudah bocor oleh pemilik kafe. 

Keenam wanita itu diamankan karena tak memiliki kartu identitas lengkap. Kemudian petugas kembali beroperasi di sebuah penginapan yang berada dekat dengan SPBU di desa Muntialo. Disini petugas pun berhasil menangkap satu pasangan yang bukan suami istri yang sedang asyik indehoi di sebuah kamar.

Usai merazia di wilayah Kecamatan Betara, petugas langsung merazia hotel dan penginapan yang ada di dalam kota Kuala Tungkal, diantaranya Hotel City, Hotel Tripoli dan Hotel Setia Jaya.

Di Hotel City, petugas gabungan kembali mendapat satu pasangan mesum yang masih berusia remaja. Di Hotel Setia Jaya pun petugas berhasil menggerebek 2 pasangan lagi yang bukan berstatus suami istri yang asyik 'ngamar' serta seorang pria tanpa identitas.

Sebanyak 10 PSK dan 5 orang diduga pria hidung belang berhasil diamankan dari lokasi dan tempat yang berbeda. "Diantaranya 4
 pasangan luar nikah," ujar Kasatpol PP Kabupaten Tanjab Barat," Samsul jauhari 

Mereka yang diamankan langsung digelandang petugas ke kantor Satpol PP Tanjung Jabung Barat untuk didata. Setelah didata, mereka baru diperkenankan meninggalkan kantor Satpol PP jika sudah dijemput pihak keluarga serta membuat surat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Samsul Jauhari menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan razia cafe remang-remang, tempat karaoke, hotel dan tempat kos-kosan yang diduga kerap dimanfaatkan untuk melakukan perbuatan asusila disaat bulan suci Ramadhan. "Kami mengharapkan untuk kafe remang-remang, kos-kosan dan hotel untuk tidak melakukan aktivitas disaat bulan Ramadhan," tandasnya. (yudi/tonang)


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »