Korupsi Jembatan Pedamaran II Rohil Kembali Makan Korban, WAF Dan MB Ditahan Kejati

Posted by On Tuesday, May 23, 2017

PEKANBARU-Setelah melakukan penahanan terhadap Ibus Kasri pada Maret 2017 lalu. Hari ini, Senin (22/5/17) giliran Wan Amir Firdaus (WAF) yang dilakukan penahanan oleh tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Selain WAF, tim pidsus melakukan penahanan terhadap MB, mantan Manager Proyek pada kegiatan pembagunan jembatan Pademaran II.

"WAF dan MB kita lakukan penahanan selama 20 hari kedepan," terang Asisten Pidsus Kejati Riau, Sugeng Riyanta kepada sejumlah wartawan diruang Pidsus Kejati Riau, Senin sore.

Penahanan kepada kedua tersangka ini atas perkara korupsi pembangunan jembatan Pademaran," sambung Sugeng.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 3 UU no 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi," tegas Sugeng.

Seperti diketahui, Perkara korupsi pembangunan infrastruktur jembatan Padamaran I dan Padamaran II menggunakan dana dari APBD Rokan Hilir tahun anggaran 2008- 2013 sebesar Rp 529 Miliar.

Dalam prosesnya, Ibus Kasri serta tersangka lain, pada tahun 2012 menganggarkan dana sebesar Rp 66.241.327.000 dan Rp 38.993.938.000. Sementara tahun 2013 sebesar Rp146.604.489.000. 

Penganggaran itu tanpa dasar hukum yang jelas. Dan akibatnya negara dirugikan karena terjadi pengeluaran dana pembangunan jembatan tersebut yang seharusnya tidak dianggarkan atau dikeluarkan. (dil/rls)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »