DPRD Inhil Kecewa, PLN Tembilahan Mangkir Dari Panggilan Hearing

Posted by On Wednesday, May 31, 2017


Tembilahan, (puterariau.com)

Legislator dari Komisi III DPRD Kabupaten Inhil kecewa dengan sikap pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Tembilahan yang tidak memenuhi undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai masalah kelistrikan di Kota Tembilahan yang sering mati mendadak.

Padahal, RDP tersebut guna mendengarkan alasan dari pihak PLN kenapa akhir-akhir ini listrik sering mati mendadak yang seakan meneror masyarakat Tembilahan. Pasalnya, seringnya listrik mati mendadak berakibat fatal, kerusakan barang elektronik serta ancaman kebakaran.

"Kita sudah mengundang untuk hadir RDP mengenai kondisi kelistrikan yang sering mati mendadak agar pihaknya bisa menjelaskan kondisi kelistrikan saat ini. Akan tetapi satupun pihak PLN tidak hadir. Jika kepala atau pimpinan tidak bisa hadir, paling tidak ada perwakilan yang mewakili," cetus Wakil Ketua Komisi III Edy Hariyanto Sindrang di ruangan Banggar Kantor DPRD Inhil, Senin (29/5/2017).

Edy Sindrang juga mengungkapkan bahwa masalah pemadaman listrik saat ini salah satu yang menjadi trend topic keluhan masyarakat Inhil, pasalnya pemadaman tersebut masuk kepada bulan Ramadhan, dimana pada bulan ini masyarakat sangat membutukan aliran listrik terlebih lagi kepada para pengusaha.

Sementara itu, Iwan Taruna juga mengungkapkan kekecewaannya. Disampaikannya, masalah listrik merupakan hajat orang banyak. Untuk itu pihaknya akan kembali mengundang pihak PLN untuk mendengarkan langsung alasan pihak PLN mengenai pemadaman sistem tersebut.

"Kita akan kembali mengundang pihaknya. Jika tidak juga menghadiri undangan sampai tiga kali, pihak DPRD bisa memanggil secara paksa, jika juga tidak hadir, pihaknya akan kami somasi. Mungkin kita tidak mengunda kepalan PLN Rayon Tembilahan lagi, akan tetapi kami akan mengundang kepala areanya langsung," ungkap Angota DPRD lainnya Iwan Taruna dengan wajah kesal.

Pasalnya, pihak DPRD sudah menunggu dari pukul 21.00 Wib sampai dengan pukul 01.00 Wib, namun lihak PLN tidak juga mencul. Iwan juga mengatakan, informasinya ada mesin PLN yang baru dioperasikan terletak di PLTD Parit 4 Tembilahan. (beni/adv)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »