Daging Babi Dari Lampung Beredar, Disperindag Kota Lakukan Pengawasan Ekstra

Posted by On Monday, May 22, 2017



Pekanbaru, (puterariau.com)

Terkuaknya penyelundupan 2 ton daging babi di Lampung membuat warga semakin resah. Pasalnya tak lama lagi umat muslim memasuki bulan suci Ramadhan. Bisa jadi daging yang dijual di pasaran sudah dioplos dengan daging babi.

Mengenai hal ini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pengawasan distribusi daging.

“Kami semua melakukan pengawasan sesuai tupoksi. Hanya saja tidak bisa awasi satu persatu,” kata Ingot, Senin (22/05/2017).

Untuk itu Ingot menegaskan agar warga lebih mengawasi pada titik sentral. “Pengawasan di titik sentral yang rawan seperti di pasar-pasar. Daging yang ada kita tanya dari mana asalnya,” sebutnya. 

Apalagi Pemerintah Kota Pekanbaru memiliki Rumah Potong Hewan (RPH) resmi. Sehingga daging-daging non halal tidak bisa sembarangan didistribusikan. Untuk itu Ingot tetap meminta agar masyarakat tidak resah. 

“Kita minta masyarakat jangan resah, tetap tenang. Namun kewaspadaan tetap perlu, belilah daging di tempat yang dipercaya,” katanya. ‎(pr/rls)


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »