Bupati Inhil Hadiri Tasyakuran Di Ponpes Modern Al-Azkiya Pengalihan Keritang

Posted by On Tuesday, May 23, 2017

(Bupati Wardan saat berfoto bersama)

Pengalihan, (puterariau.com)

Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan memenuhi undangan acara tasyakuran perpisahan RA, MTs dan MA Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Al-Azkiya di Desa Pengalihan Keritang, Kecamatan Keritang, Selasa (23/5/2017) siang.

Perpisahan siswa RA, MTs dan MA Pondok Pesantren Al-Azkiya ini dihadiri Bupati Wardan beserta rombongan yang terdiri dari sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil.

Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al-Azkiya, Ustadz H Muhammad Ridwan LC mengatakan kedatangan Bupati Wardan dalam kegiatan tasyakuran ini memang telah sejak lama direncanakan.
(Bupati Wardan saat menyalami anak yang lulus dan berprestasi)

"Sengaja diundang pak Bupati karena ini adalah angkatan sekaligus lulusan pertama. Sebelumnya, peresmian pondok pesantren ini juga dulunya dilakukan oleh Bupati Wardan, maka itu kami mengundang Beliau dalam kegiatan tasyakuran perpisahan ini," pungkasnya.

Selain itu, menurut Muhammad Ridwan, undangan ini juga berkenaan dengan program - program keagamaan yang digagas Bupati Wardan yang telah menjadi stimulus bagi segenap siswa di Pondok Pesantren Al-Azkiya.

"Imbas positif yang dirasakan dari program tersebut, salah satunya program maghrib mengaji adalah kemampuan siswa kami yang meningkat dari sebelumnya, bahkan karena peningkatan kemampuan tersebut, siswa kami berhasil menorehkan prestasi dalam berbagai lomba," ungkapnya.

Salah satu diantara prestasi tersebut, diungkapkan Muhammad Ridwan kembali, siswa Pondok Pesantren Al-Azkiya menorehkan prestasi sebagai juara dalam Gema Muharram yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

"Begitu pula dalam lomba shalawat nariyah yang diikuti oleh murid ponpes ini yang juga berhasil meraih prestasi sebagai juara. Untuk itu, beberapa waktu mendatang, murid kami juga akan mewakili Kabupaten Inhil dalam even perlombaan di tingkat Provinsi Riau," pungkasnya.

Terakhir, Muhammad Ridwan berharap agar Bupati Wardan dapat selalu memberikan dukungan atas seluruh program Pondok Pesantren Al-Azkiya.

"Sebaliknya, kami dari pondok pesantren Al-Azkiya ini pun akan terus berupaya mendukung setiap kegiatan keprograman, terutama program keagamaan yang dicanangkan oleh Bupati Inhil," tandas Muhammad Ridwan.

Bupati Wardan dalam sambutannya mengungkapkan permohonan maaf atas keterlambatan kedatangannya untuk menghadiri acara tasyakuran perpisahan di Pondok Pesantren Al-Azkiya.

Menurut pengakuan Bupati Wardan, keterlambatan tersebut disebabkan oleh kendala kerusakan infrastruktur yang dilaluinya guna menuju lokasi pondok pesantren Al-Azkiya yang mengharuskan dirinya menempuh jalur sungai terlebih dahulu.

Berbicara persoalan pembangunan infrastruktur jalan, Bupati Wardan mengklaim bahwa sebelumnya telah melakukan perjuangan yang begitu berat hingga ke Pemerintah Pusat.

"Perjuangan ini sungguh luar biasa melelahkan. Tentunya, ini dilakukan bagi masyarakat Inhil, agar daerah mereka tidak menjadi daerah yang terisolir dan mudah diakses dari segala penjuru," ungkap Bupati Wardan.

Dalam setiap perjuangan membangun 'Negeri Hamparan Kelapa Dunia' ini, Bupati Wardan mengatakan tidak serta-merta praktis memberikan hasil positif. "Misalnya saja, ketika bantuan didapatkan, jumlah bantuan yang minim akan pula menjadi persoalan baru," sambungnya.

Kendati demikian, Bupati Wardan mengaku tidak menyerah begitu saja, perjuangan membangun negeri pun terus dilanjutkan hingga akhirnya mendapatkan hasil positif sebagaimana yang diharapkan.

"Dengan perjuangan yang lebih lagi, akhirnya kami berhasil memperoleh 'kue' pembangunan yang sementara waktu cukup memadai untuk mengakomodir pembangunan, khususnya pembangunan infrastruktur di Kabupaten Inhil, 'Negeri Hamparan Kelapa Dunia' ini," kata Bupati Wardan.

Atas segala perjuangan yang dilakukan dalam kurun waktu yang panjang itu, Bupati Wardan berpesan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga pembangunan yang telah dilaksanakan.

Pada kegiatan ini juga dilaksanakan sejumlah kegiatan lainnya seperti pemberian penghargaan kepada siswa sebagai lulusan terbaik, baik pada tingkat RA, MTs maupun MA oleh Bupati Inhil, HM Wardan. (Beni/adv)


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »