Akibat Kaburnya Napi Sialang Bungkuk, Kakanwil Kemenkum HAM Riau Dicopot

Posted by On Tuesday, May 09, 2017


Pekanbaru, (puterariau.com) --

Tak hanya memecat Kepala Rumah Tahanan Sialang Bungkuk Pekanbaru, Teguh Trihatmanto, Menkum HAM Yasonna Laoly juga mencopot Kepala Kantor Wilayah Kemenkum HAM Riau Ferdinand Siagian dari jabatannya. Yasonna juga memecat seluruh para petugas keamanan di Rutan.

"Kakanwil ditarik ke Jakarta untuk dibina. Kepala rutan dan kepala pengamanan tahanannya saya pecat dari PNS secara tidak hormat dan bawahan pengamanan yang lain diturunkan pangkat satu tingkat selama 3 tahun," kata Yasonna, di Gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jalan H R Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/5).

Hal tersebut perlu dilakukan karena para oknum tersebut telah melakukan kejahatan yang berat. Mulai dari pungutan liar hingga penganiayaan terhadap para tahanan. Apa mungkin petugas kekurangan gaji dari negara sehingga harus meminta-minta lewat pungutan liar ? Atau karena moral mereka memang doyan memeras yang diterima di institusi tersebut sehingga mereka lakukan perbuatan tersebut ? Hal ini yang masih menjadi pertanyaan publik terkait problema yang ada di Lapas.

"Ada kesalahan yang sangat berat, tidak hanya pemerasan, pungli bahkan ada penganiayaan. Jadi kadang diciptakan kondisi sedemikian rupa yang satu ini buat saya sesak perlakuan petugas ini biadab," tegasnya.

Selain itu, Yasonna juga mengatakan akan bekerja sama dengan Kepolisian dan juga instansi lain untuk mengusut tuntas permasalahan di Rutan Sialang Bungkuk. "Tidak cukup sanksi administrasi, saya minta Kapoldanya untuk menindak tegas, dan instansi lain agar mengusut tindak pidana dari petugas kita disana," pintanya.

Dari informasi yang diterima, 448 orang para narapidana di rutan Sialang Bungkuk yang kabur disebabkan oleh pungli di dalam lembaga permasyarakatan (Lapas) yang terjadi sudah sangat lama. Bahkan, itulah budaya jelek yang sudah mengakar dari oknum aparat kita dalam mencari nafkah. Hal tersebut akhirnya menjadi pemicu 'suara' bagi keluarga tahanan yang ingin keluarganya hidup layak di dalam lapas.

"Saya tidak akan toleransi. Perilaku ini betul-betul biadab, sangat biadab. Saya sendiri melihat dan mendengar secara langsung bagaimana tahanan dilakukan hampir sama dengan hewan," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, dari 1.870 jumlah tahanan di Rutan Sialang Bungkuk ada 448 orang yang kabur dari lapas. Hingga kini sudah ada 297 tahanan yang tertangkap dan 150 tahanan lagi raib entah kemana. Siapa yang bertanggung jawab kalau semua mulut hanya melempar-lempar kata saja ? Kita tunggu gebrakan selanjutnya. (Eka/tamba/rls/pr)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »