Petani Tarik 'Iuran' Untuk Bangun Jalan Desa Jernang Baru

Posted by On Thursday, April 06, 2017



Sarolangun, (puterariau.com)

Kondisi ruas jalan di Desa Jernang Baru Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun Propinsi Jambi rusak parah. Hal itu menyebabkan terkendalanya distribusi hasil komoditi petani yang mayoritas merupakan petani sawit dan karet. Padahal 'fee' sawit dikutip Rp.25 per kilo, dan karet Rp.50 per kilonya.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Desa Jernang Baru, Mangayat Rambe sempena sebuah acara bersama BPD, Lembaga Adat, tokoh agama dan masyarakat Jernang Baru ketika dikonfirmasi Putera Riau. Selain meminta perhatian Pemerintah, ia juga meminta partisipasi masyarakat Jernang Baru untuk peduli terhadap kondisi jalan desa yang ada.

"Kalau kondisi dibiarkan terus begini, alamat petani sangat merugi. Untuk itu perlu partisipasi masyarakat dengan melakukan iuran untuk membangun jalan," katanya. Ide Kepala Desa Jernang Baru itupun direspons baik oleh segenap tokoh masyarakat sekaligus membentuk tim pengelola baru.

Menurutnya, semula tim sudah dibentuk, namun tak berjalan sesuai harapan. Oleh karena itu, dalam waktu dekat tim baru yang dibentuk akan segera bekerja semaksimal mungkin. Selain iuran masyarakat, tokoh-tokoh Desa Jernang Baru juga meminta pada Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk melihat langsung kondisi daerah.

Mereka berharap janji Presiden Jokowi untuk membangun daerah segera diwujudkan mengingat sudah tahun ketiga Pemerintahan Jokowi-JK, belum ada satupun terlihat perubahan yang dirasakan. Malahan, masyarakat makin susah akibat naiknya harga sembako, langkanya gas LPG, meningkatnya harga BBM serta berbagai ketidakstabilan ekonomi dan sosial lainnya.

Begitupun termasuk pada Pemerintah setempat, yakni Propinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun yang mesti arif dan bijak dalam membangun daerah sesuai dengan peruntukkannya. (Tonang/pr)


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »