Pemerintah Desa Bukit Kerikil Tolak Sosialisasi PLN Rayon Dumai, Mengapa ?

Posted by On Tuesday, April 18, 2017

(Pihak PLN area Dumai yang melakukan pertemuan dengan masyarakat Desa Bukit Kerikil baru-baru ini)

Bukit Batu, (puterariau.com)

Kejadian yang mengejutkan pernah terjadi ketika pihak PT. PLN Rayon Dumai bermaksud mengadakan sosialisasi pasang baru PLN di Desa Bukit Kerikil beberapa waktu lalu. Dimana tujuannya adalah agar masyarakat benar-benar mengetahui hak dan kewajibannya dalam hal pasang baru PLN.

Namun, anehnya Pjs Kades Bukit Kerikil, Eko Sarwono menolak maksud baik PLN tersebut. Lalu, tak patah arang, pihak PLN melalui Aditya Liri Syafki Daulay, Supervisor Pelayanan Pelanggan dan Administrasi untuk kedua kalinya kembali menyurati pihak desa dengan bukti tanda terima dari Pjs Kades Eko Sarwono agar memberikan kesempatan pada PLN memberikan sosialisasi pada masyarakat, lagi-lagi ditolak mentah-mentah. Kacau memang...

Padahal sebelumnya pertemuan dengan manajer area PLN Dumai, Suharsono dan jajaran dengan perwakilan masyarakat Bukit Kerikil sungguh mengejutkan. Setelah tiang listrik terpancang di desa tersebut, malah PLN tidak dibenarkan melakukan sosialisasi. Dalam pertemuan itu, manajer area PLN Dumai berpendapat sebenarnya ada jalan lain yang lebih dekat dari daerah gurun panjang Dumai dan tidak perlu melalui areal hutan tanaman industri PT. Arara Abadi Sinar Mas Grup seperti sekarang ini.

"Jika melalui daerah Gurun Panjang Dumai, kemungkinan semua daerah sampai pelosok Desa Bukit Kerikil dapat dialiri listrik dan tidak seperti saat ini yang masih bersisa 6 KM sampai 8 KM lagi masyarakat yang tak menikmati aliran listrik," ujar salah seorang perwakilan masyarakat yang hadir saat itu.

"Kenapa mereka memaksakan areal yang lebih jauh sehingga mengorbankan masyarakat di daerah 09 dan 010 Desa Bukit Kerikil yang belum teraliri listrik, jelas ada unsur persaingan bisnisnya. Karena panitia bermaksud mengaliri daerah Gurun Panjang Dumai adalah insiatif dari masyarakat sendiri, bukan dari panitia PLN yang diketuai oleh JW (Anggota DPRD Bengkalis) itu," kata warga menjelaskan.

"Jelas kue bisnisnya terganggu dong, karena bukan panitia ilegal PLN desa yang menjalankan, tapi panitia lain," ujar warga lain yang minta namanya dirahasiakan. Dalam waktu dekat ini, pihak PLN area Dumai akan berkordinasi dengan pihak Kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis agar dapat membantu terlaksananya sosialisasi yang selalu dihambat oleh Pjs Kepala Desa Bukit Kerikil dan jajarannya.

Ini akibat adanya panitia ilegal PLN yang direkomendasikan Pejabat Desa dan jajarannya untuk memperoleh keuntungan berlipat dari bisnis pemasangan listrik. Artinya, mereka ingin menangguk untung besar dari rakyat di segi pemasangan baru meteran listrik. Hal ini pernah diekspos melalui media ini sebelumnya terkait mafia panitia ilegal PLN Desa Bukit Kerikil yang ditunggangi oleh berbagai oknum 'mabuk duit.'

Dari catatan PR, terdapat beberapa kasus yang masih terendap di Desa Bukit Kerikil Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis ini. Salah satunya ada bukti notaris perjanjian kontrak Ketua Panitia Desa JW (anggota DPRD Bengkalis) dengan Kusno, adik kandung dari ibu Pjs Kades Bukit Kerikil dari PT. Riau Sarana Energi. Dalam hal ini, Eko Sarwono terlibat dalam proses dugaan pungli E-KTP Desa Bukit Kerikil.

Kemudian ada perjanjian kerja (kontrak) antara Desa Bukit Kerikil No.82, Selasa, 30 September 2014 di notaris Rina Hamzah SH MM MKn Pekanbaru. Selanjutnya, Surat Keputusan Kepala Desa Bukit Kerikil No.001/KPTS/BK/IX-2013 Tanggal 26/09/2013 sebagai panitia kerja untuk melaksanakan pengurusan dan pendataan masyarakat sebagai calon pelanggan PLN Desa Bukit Kerikil. 

Dimana Ketua panitia langsung dibawahi oleh oknum anggota DPRD Bengkalis berinisial JW, wakilnya Juri, seorang RW Desa Bukit Kerikil. Sekretaris Syaifuddin Dalimunthe (Pemilik Koperasi tapi milik sendiri/perorangan) di Bukit Kerikil, dan Misno, toke sawit di Desa Bukit Kerikil.

Dari data yang diperoleh, Kusno (adik kandung ibu Pjs Kades Bukit Kerikil) di akta notaris yang dibuat beralamat Jalan Kriting No.456 Rt 010 RW 006 Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru No.KTP 1471091911720001 (dalam akte notaris). Jabatannya selaku Direktur PT. Riau Sarana Energi (anggota AKLI) berkedudukan di Kabupaten Siak, pengesahan SK Menteri Hukum dan Ham : AHU-29871, AH 01.02 Tanggal 03-07-2009. (Beni/Hangtuah/Pr)


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »