Pasal Batas Tanah Sempadan, Petani Di Kemuning Dibacok

Posted by On Sunday, April 16, 2017



Kemuning, (puterariau.com)

Masalah tanah masih sangat rawan di wilayah Inhil. Salah komunikasi saja bisa berujung perkelahian dan pembunuhan. Misalnya saja yang terjadi pada 15 April 2017 lalu sekitar pukul 14.30 WIB di Dusun Duku Desa Talang Jangkang telah terjadi  Kecamatan Kemuning Kabupaten Indragiri Hilir.

Pelaku yang berinisial Za (57 tahun) seorang petani, warga Dusun Duku Desa Talang Jangkang Kec. Kemuning Kab. Inhil melakukan pembacokan pada korban Aris (29 tahun) seorang petani, warga Desa Limau Manis Kec. Kemuning Kab. Inhil.

Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapolsek Kemuning Kompol Taufik Suardi, SH menceritakan kronologis kejadian berawal saat pelaku  dan korban hendak menentukan batas sepadan antara tanah milik korban dengan pelaku. Mereka kemudian berangkat bersama-sama menuju lokasi tanah yang berada di Desa Talang Jangkang Kec. Kemuning. 

Sesampainya di lokasi tanah tersebut, pelaku cekcok mulut dengan korban karena batas sepadan tanah milik pelaku dengan korban tidak sesuai. Korban dan pelaku kemudian bersepakat untuk  menanyakan masalah tersebut kepada pemilik pertama tanah tersebut yakni Tarnalis. 

Korban lalu berangkat lebih dahulu menuju rumah Tarnalis. Tak lama berselang, pelaku pun datang, tapi kali ini dengan membawa sebilah parang yang kemudian terjadilah pertengkaran antara pelaku dengan korban. Pelaku langsung membacok korban sebanyak satu kali di bagian punggung korban dengan parang tersebut yang mengakibatkan korban mengalami luka robek di bagian punggung dan harus dijahit sebanyak 50 jahitan. Tak terima dengan perbuatan pelaku, korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kemuning.

Mendapat laporan dari korban, Unit Opsnal Polsek Kemuning langsung bergerak ke TKP dan langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku. Ketika diamankan pun, pelaku tidak melakukan perlawanan. (zamri)


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »