Keterangan Pelaku Bom Tembilahan Bikin Polisi Bingung

Posted by On Wednesday, April 26, 2017

(Saat terduga pelaku bom diamankan petugas Kepolisian)

Tembilahan, (puterariau.com)

Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK menyatakan bahwa terduga pelaku pelemparan bom molotov terhadap Bank Riau Kepri dan BNI Cabang Tembilahan akan dibawa ke RS Jiwa untuk diobservasi kejiwaannya. Hal tersebut dilakukan setelah pemeriksaan terhadap Suh alias Wen (46 tahun). Polisi pun bingung mendengar keterangan-keterangan pelaku yang berbeda-beda.

Beberapa jawaban terduga pelaku atas pertanyaan penyidik menyangkut perbuatannya terlihat tidak nyambung alias ngawur dan di luar logika. Aneh memang jika disebut penyakit kejiwaan (maaf, gila), namun terduga mahir membuat bom molotov dan menggunakannya. Sebab, orang awam yang normal pun belum tentu paham terhadap bom molotov.
(Saat pelaku sedang ditangani pihak kepolisian, int)

Seperti diketahui pada hari Selasa lalu (25/04/17) pukul 16.15 WIB, warga Tembilahan Hulu tersebut diamankan tiga orang personil Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan di depan BNI Cabang Tembilahan saat mencoba melemparkan bom molotov terhadap Bank tersebut setelah sesaat sebelumnya juga melakukan hal yang sama di Bank Riau Kepri.

Sebelumnya menurut pengakuan terduga pelaku, pelemparan bom molotov terhadap kedua Bank tersebut yang terjadi pada hari Sabtu, 18 Februari 2017, pukul 13.01 WIB juga dilakukan olehnya. Hal itu menurut pengakuannya dilakukan karena kecewa dengan pelayanan kedua Bank tersebut, tetapi ternyata setelah diselidiki, terduga pelaku bukanlah nasabah Bank Riau Kepri maupun BNI Cabang Tembilahan, waah....

Kapolres menyatakan bahwa untuk mengetahui secara pasti kondisi kejiwaan terduga pelaku, perlu dilakukan pemeriksaan ahli untuk menentukan langkah hukum yang akan diberikan terhadap terduga pelaku. (Zamri/pr)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »