Berakibat Banjir, Wakil Rakyat Diminta Serius Dukung Pemerintah Atasi Persoalan Kerusakan Hutan

Posted by On Friday, March 03, 2017

Taluk Kuantan, (puterariau.com) I ---Ketua Barisan Muda Partai Amanat Nasional Kabupaten Kuantan Singingi, Rudi Husein selaku Wakil Ketua Lingkungan Hidup dan Iklim DPD KNPI Kabupaten Kuantan Singingi mengaku sangat prihatin dengan musibah banjir yang terjadi saat ini. Dimana dua desa yang ada di Lubuk Ramo dan Pantai Kecamatan Kuantan Mudik terkena imbasnya.

Ia berharap agar Pemerintah segera turun tangan mengatasi musibah ini. "Kepada saudara-saudara yang ditimpa musibah banjir, saya harapkan untuk bersabar karena semua ini terjadi bukan karena kerusakan alam semata yang terjadi di Bukit Batabu akibat pencurian kayu dan pembukaan kebun yang tak dikontrol namun ini juga sebuah kehendak Tuhan yang tak bisa kita elakkan," himbaunya pada korban banjir.

Untuk kedepan, Rudi Husein berharap agar semua pihak sama-sama menjaga hutan yang semestinya memang selalu dirawat. 

"Saya berharap agar wakil rakyat benar-benar memberikan dukungan kuat pada Pemerintah untuk terus menjaga kawasan hutan khususnya Bukit Batabu, karena dampaknya akan menimpa sanak saudara kita warga tempatan juga," katanya.
Sebagaimana diketahui, banjir tersebut akibat meluapnya air Sungai Potai Godang, Sungai Kecudung, Sungai Pantai Soni dan Sungai Batang Landai.

Informasi yang kita dapat dari pak hidayat mengatakan, bawah banjir yang terjadi saat ini di tahun 2017. Sama seperti banjir ditahum 1982. Sampai laporan ini naik ketinggian air masih terus naik dan sudah ada yang sampai keatap rumah yang mencapai 2 meter dan diperkirakan sdh ada 10rmh yang tengelam. Dari informasi yang kami dapat dari pak hidayat mengatakan bawah penyebab ini terjadi dikarenakan penumbangan kayu ilegal yang terjadi di kawasan bukit batabu.
" Saya menghimbau agar pemerintah arus respon dengan masalah bencana ini mengapa bisa terjadi dan disampingitu harus cepat pemerintah provinsi dan kuansing turun kelapangan untuk membantuh masalah bencana yang terjadi di dua desa ini,  " ujar pak Hidayat.  (beni)


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »