Wah, Pemuda Tanjung Harapan Tembilahan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Posted by On Sunday, February 26, 2017

Tembilahan, (puterariau.com) I --- Entah apa yang membuat seorang pemuda nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri pada sebuah tali yang diikatkan pada sebuah broti di Tembilahan. 

Korban yang bernama Khairul Umam (21), tercatat sebagai warga Jalan Sungai Beringin Kelurahan Sungai Beringin Kec. Tembilahan, namun saat ini tinggal di TKP, bersama keluarganya, saksi Abdurahman (52 tahun), di Jalan Tanjung Harapan Lorong Tanjung Jati, Kelurahan Sungai Beringin Kec. Tembilahan.

Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK, melalui Kapolsek Tembilahan IPTU Zulhendra mengatakan bahwa pada hari Sabtu tanggal 25 Februari 2017 itu, sekira pukul 18.00 WIB, korban meminta izin keluar rumah kepada saksi untuk melaksanakan solat maghrib di Mesjid yang ada dekat rumah mereka. Tak lama kemudian, saksi pun pergi keluar rumah untuk menjenguk saudaranya yang sedang sakit. Sekira pukul 21.00 WIB, saksi kembali ke rumah. Ketika masuk ke dalam rumah, saksi sangat terkejut, karena melihat korban telah tergantung menggunakan tali nilon warna hijau, di broti dapur rumah. Bergegas setengah berlari, saksi langsung pergi untuk memberitahu orang tua kandung korban yang bernama Junaidi dan keluarga lainnya. 

Kemudian anggota kepolisian Polsek Tembilahan bersama anggota Identifikasi Sat Reskrim Polres Inhil datang untuk melakukan olah TKP dan menurunkan jenazah korban. 

Jenazah selanjutnya dibawa kerumah sakit RSUD Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan VER yang dilakukan oleh dr. R Della Marta dan dr. Tio Simangunsong. Dari pemeriksaan didapat hasil yaitu ditemukan tanda-tanda orang gantung diri pada jenazah korban.

Setelah VER selesai dilakukan, selanjutnya jenazah korban diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Dari keterangan keluarga, diketahui korban sedang menderita gangguan jiwa dan akhir-akhir ini sering terlihat termenung, namun penyebab korban nekat gantung diri masih dalam penyelidikan Polsek Tembilahan. 

Menurut Fauzan, warga yang rumahnya di Tanjung Pandan, tak jauh dari rumah korban, pemuda itu terbilang orang baru. "Aku pun tak kenal kali karena jarang nampak," kata Fauzan. (Beni/zamri)


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »