Ternyata Banyak Program Provinsi Riau Terkuak Dalam Seminar Forum Konsultasi Publik

Posted by On Monday, February 27, 2017

PuteraRiau.com, Pekanbaru I --- Provinsi Riau mengadakan Kegiatan Forum Konsultasi Publik Provinsi Riau Tahun 2017 Bertempat di Hotel Aryaduta,  Senin,  27/2. Hadir pada kesempatan Ketua DPRD Riau Septina Primawati, Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi, Kepala Bappeda Riau Rahmad Rahim, Mantan Gubernur Riau Yang saat ini Komut BRK,  HR. Mambang Mit, Kemudian mantan Rektor Universitas Riau Prof Dr Mukhtar Ahmad, Tokoh Masyarakat Riau,  HR. Maizir Mit,  mantan Kepala Bappeda Riau,  Emrizal Pakis, Tengku Lukman Jaafar, Azlaini Agus, sejumlah anggota DPRD Riau dan Seluruh SKPD Provinsi Riau. 

Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Racman mengatakan Kementerian Pariwisata RI janji akan menjadikan destinasi wisata Bono yang ada di Teluk Meranti, Pelalawan menjadi kawasan ekonomi khusus. Keunikan ombak Bono yang belum tentu dimiliki daerah lainnya dipandang menjadi satu potensi dikembangkan untuk bersaing dengan daerah pariwisata lainnya mau pun ditingkat dunia. 

"Menteri Pariwisata sudah janji akan segera mengeluarkan surat keputusan kawasan wisata Bono menjadi ekonomi khusus," kata Gubri.

Hal ini juga ditandai dengan mulai diliriknya destinasi wisata Bono oleh masyarakat termasuk para turis manca negara. Meski disadari belum maksimal penangannya, namun setidaknya hal itu terus diupayakan untuk menjadikan satu destinasi yang dikenal hingga mampu menjadi sumber pendapatan.

"Saat ini sudah ada 80 anak-anak sudah bisa bermain surfing. Ini tentunya mendadakan ombak bono mulai digemari. Dan ini tentunya juga bisa jadi atlet handalan Riau ke depan dalam even-even tertentu," ujar Andi. Selain Bono, sejumlah destinasi wisata lainnya juga juga tetap menjadi perhatian Pemprov Riau. Baik itu yang bersifat wisata alam, religi mau pun pariwisata berbasis budaya. 

"Kita tak bermimpi pariwisata kita seperti di Bali, tapi bagaimana memanfaatkan alam atau potensi lainnya bisa termanfaatkan dengan maksimal dan bisa memberi manfaatkan baik masyarakat dan daerah. Minimal inilah dulu target yang kita harapkan," Ujar Andi Rachman.

Dikatakannya lagi,  Provinsi Riau sangat beruntung telah memiliki Visi Riau 2020 yang telah menjadi payung prima provinsi Riau. Sebab dengan adanya visi tersebut,  Budaya melayu selalu menjadi prioritas utama dalam pembangunan Provinsi Riau. 

Sementara itu,  Tokoh Masyarakat Riau,  HR. Maizir Mit SE MBA yang turut hadir mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang Forum Konsultasi Publik Provinsi Riau ini , sebab Provinsi Riau merupakan Negeri yang Makmur dan penuh dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang mumpuni. " Diskusi Forum Konsultasi Publik ini sangat penting dan bermanfaat,  sebab Pemerintah Provinsi Riau mendapat masukan tentang Apa yang akan dilakukan kedepannya oleh semua Tokoh dan Pakar pembangunan di Provinsi Riau, "ujarnya. 

Dikatakan Maizir Mit lagi,  Gubernur Riau,  Andi Rachman Sangat Bijaksana dalam menerima masukan dan kritikan dari Anggota DPRD Provinsi Riau serta Tokoh Riau yang hadir.   " Demi Pembangunan serta Kemakmuran Masyarakat Provinsi Riau kedepan,  Gubernur Riau sangat Arif dan Bijaksana dalam menjalankan Roda Pemerintahan Provinsi Riau ini. Dan ini Harus kita dukung bersama Program Beliau, " tutup Maizir Mit. (dil/rls)



Next
« Prev Post
Previous
Next Post »