Kadiskes Sulit Dihubungi, Wabah DBD Kian Menjadi-Jadi Di Pekanbaru

Posted by On Tuesday, February 21, 2017

Pekanbaru, (puterariau.com) I --- Kota Pekanbaru diserang DBD yang dalam beberapa pekan ini sudah merenggut 99 korban. Padahal dalam minggu sebelumnya hanya 78 penderita yang artinya kurangnya antisipasi dari pihak dinas kesehatan Kota Pekanbaru dalam menanggulangi DBD ini.

Dari data yang diterima, Kecamatan Tampan dan Bukitraya masing-masing 17 kasus. Marpoyan Damai ada 15 kasus, Payung Sekaki 10 kasus, Lima Puluh 9 kasus, Rumbai Pesisir 7 kasus, Tenayan Raya 7 kasus, Rumbai 5 kasus, Pekanbaru Kota 5 kasus, Senapelan 4 kasus, dan Sukajadi 3 kasus.
Kabid Pengendalian Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Gusrianti berkali-kali menyampaikan pada masyarakat untuk selalu menerapkan 3M plus. Selain itu, Fogging dilaksanakan harus kordinasi dengan Diskes Kota Pekanbaru, katanya.

Musim hujan ini turut menambah makin berkembangnya wabah DBD. Masyarakat menilai bahwa pihak Diskes lamban menangani hal ini karena kurangnya action dari pimpinan institusi tersebut. Apalagi selama ini Kadiskes Kota Pekanbaru, Drg.Hj Helda Suryani Munir MKes telah berkasus baik dengan bawahan, rekan sesama maupun dokter yang ada di lingkunan Diskes Kota Pekanbaru.

Sampai saat ini, PR sulit menghubungi Ibu Helda yang memang seakan 'alergi' dengan Putera Riau terlebih lagi pasca terbongkarnya berbagai kedok Helda sebagai biang kerok rusaknya manajemen dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. (beni/rls)


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »