APBD Kuansing Diperkirakan Hanya Untuk Bayar Hutang

Posted by On Monday, February 20, 2017

puterariau.com, TELUK KUANTAN I ----- Meski belum disahkan, APBD Kabupaten Kuantan Singingi 2017 diprediksi akan terkuras untuk membayar tunggakan hutang tahun sebelumnya. Hal ini tentu akan sangat berpengaruh Terhadap pembangunan yang diharapkan masyarakat.

"Banyak tunggakan hutang yang menjadi tanggung jawab Pemkab dan harus diselesaikan, hal ini tentunya akan membuat pembangunan tidak akan maksimal bisa dilaksanakan pada tahun 2017 ini,"ujar Ketua Komisi A DPRD Kuansing, Musliadi kepada wartawan baru-baru ini di Teluk Kuantan.

Salah satu contoh kata Musliadi, Pemkab mempunyai tunggakan hutang soal dana sertifikasi guru, Kemudian Pemkab juga ada tunggakan hutang dengan rekanan atau pihak ketiga atas kegiatan proyek yang dilakukan tahun lalu.

"Jadi saya sudah ngomong dengan Bupati di Musrembang kemaren, bahwa kewajiban Pemkab membayar tunggakan hutang menjadi prioritas tahun ini. Makanya diprediksi akan sedikit pembangunan infrastruktur tahun ini" katanya.

Kemudian Musliadi juga menyoroti masalah belum masuknya KUA PPAS ke DPRD Kuansing dari Pemkab. Dalih Bupati katanya, saat ini Pemkab sedang mensinkronisasi antara uang yang masuk dan belanja daerah dengan dibentuknya OPD baru.

"Kata Bupati begitu. Tapi ini sudah sangat terlambat. Kita sifatnya hanya menunggu saja" katanya.

Informasi dari Bupati, kata Musliadi lagi, KUA PPAS masuk bulan Maret mendatang. Namun Musliadi tak tahu persis kapan masuknya, awal Maret atau akhir Maret."Sebenarnya semakin cepat masuk makin baik. Tapi biarlah APBD masuk bulan Mei, karena yang rugi juga pemerintah, kegiatan tak jalan. Kita sudah tak gajian dua bulan, mau bulan ketiga ini" katanya.

Musliadi hanya berharap ada langkah-langkah konkrit dari Pemkab untuk melakukan koordinasi dengan pihak legislatif sehingga apapun masalahnya bisa dipecahkan bersama. "Ada kordinasilah Pemkab dengan kita, sehingga jika ada masalah bisa didiskusikan untuk mencari solusinya" katanya.(Rls/frc/rud) 



Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

1 comments: