Waduh... Pjs. Kades Fadoro Sitolu Hili Nias Utara Diduga Kuat Gelapkan DD

Posted by On Sunday, January 22, 2017

Nias Utara, puterariau.com I ----Ketidaktransparansi dalam penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) TA 2016 terprediksi adanya aksi KKN oleh pihak pengelola. Pasalnya, oknum pejabat kepala desa Fadoro Sitolu Hili Banua Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, diduga kuat telah menggelapkan DD dan ADD tersebut.

Hal ini dikatakan salah satu masyarakat Fadoro Sitolu Hili yang tidak mau disebut namanya bahwa kepala desa didesanya itu telah menyalahi Permendes No. 21 tahun 2016 tentang Proses Penggunaan Dana Desa dan Permendagri No. 113 tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

Dijelaskan, Pelanggaran yang dilakukan oleh kepala desa telah didasari bukti-bukti otentik dimana pada pelaksanaanya ada beberapa item yang tidak dilaksanakan yakni, tidak ada keterbukaan RAB dan APBdes kepada masyarakat serta konsultan pengawas DD & ADD tak tahu siapa orangnya dengan berdalih bahwa ada 2 konsultan yaitu konsultan perencanaan dan konsultan pengawasan. "Sedangkan realitanya bahwa konsultan perencanaan tidak ada," ujarnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi kepada konsultan pengawas yang disebut oleh kepala desa, Fiktor K. Zalukhu tidak mengakui dan membantah pernyataan kepala desa, bahwa dirinya tidak pernah dikontrak sebagai konsultan pengawasan kecuali yang diakui hanya sebagai konsultan perencanaan saja.

Menanggapi itu, koordinator wilayah Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (Korwil LAKRI) Kepulauan Nias, Daris Lahagu meminta kepada Bupati Nias Utara, M. Ingati Nazara agar segera mencopot Kaban BPMPD dan Kepala Inspektorat kabupaten Nias Utara.
Dimana menurutnya akar dari semua permasalahan bersumber dari kedua instansi tersebut karena dinilai telah memberikan peluang kepada Pjs kepala desa Fadoro sitolu Hili untuk berbuat jahat melakukan tindak korupsi di desa itu yang menimbulkan kerugian masyarakat. Dan apabila hal ini tidak ditanggapi serius oleh Bupati Nias Utara maka integritas kepemimpinannya mulai tercoreng di mata publik, tegasnya singkat. (Alvyn hulu)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »