PPP Djan Faridz Satu-Satunya Yang "Syah", Permohonan Uji Materiil Undang-Undang Parpol Menghasilkan Putusan '"Draw"

Posted by On Wednesday, January 25, 2017


Jakarta, puterariau.com I ----Pada hari  Rabu 25 Januari 2016, Mahkamah Konstitusi membacakan putusan Perkara Uji Materiil Undang-undang Partai Politik sehubungan dengan multitafsir dan ketidakpastian dalam norma Pasal 23 dan Pasal 33 yang diajukan oleh Ibnu Utomo dkk. kader PPP dari Provinsi Kalimantan Barat.

  Dalam putusannya, Mahkamah Konstitusi menyatakan Pemohon Ibnu Utomo dkk. tidak mempunyai legal standing karena bertindak selaku pribadi, sehingga pokok perkara belum dapat diperiksa.
     Menurut Dr. Humphrey Djemat, karena pokok perkara belum diperiksa maka materi dalam permohonan ini menjadi "draw" atau "0-0". Oleh karena itu, permohonan dengan materi yg sama masih dapat diajukan kembali.
     Dr. Humphrey Djemat juga menambahkan, hasil putusan apapun yang keluar dalam perkara ini, kepengurusan DPP PPP di bawah pimpinan H. Djan Faridz tetap merupakan satu-satunya kepemimpinan PPP yang sah berdasarkan Putusan Mahkamah Agung 601 yang telah inkracht. 
      Dengan demikian berdasarkan putusan MA 601 yg berhak memakai nama dan lambang PPP adalah kepengurusan PPP Djan Faridz. (fadil/rls)





Next
« Prev Post
Previous
Next Post »