Diduga Buat Mesum, Oknum Anggota DPRD Riau Asal Inhil Di Gerebek

Posted by On Tuesday, January 17, 2017

Pekanbaru, (puterariau.com) ---- Sungguh memalukan perangai wakil rakyat satu ini. Sudah diberi kepercayaan oleh rakyat duduk di parlemen, eh teganya membikin malu warga pemilih di daerahnya. Penyebabnya adalah ada info yang menyebutkan bahwa ia tertangkap basah saat berada di rumah kos-kosan wanita di Perumahan Pondok Villa Fajar, Jalan Delima, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan Pekanbaru, pada Sabtu (14/01) lalu, yang tak jauh dari rumah jajaran Putera Riau.

Menurut informasi yang beredar, anggota DPRD Riau yang berinisial MA itu diduga tengah berbuat mesum. Hal ini dikutip dari pernyataan seorang penghuni kos yang tidak mau disebutkan namanya membenarkan kejadian tersebut. "Ada seorang pria datang ke kosan mengantarkan dua cewek," katanya seperti dirilis putera riau dari media online lain.

Oknum anggota dewan itu sempat diamankan oleh warga setempat di dalam kos yang memang dalam keadaan terbuka. "Saat kita gerebek, mereka berada di dalam kos dengan kondisi pintu rumah terbuka sambil mengobrol. Namun mereka kami lepaskan kembali, karena tidak didapati adanya kegiatan yang mencurigakan," katanya.

Sementara itu, Ketua RT 09 Kelurahan Delima, Suwirman mengatakan bahwa ia tidak mengetahui adanya pengamanan anggota dewan oleh warganya yang diduga berbuat mesum. "Saya tidak ada dapat laporan bahwasanya ada warga menangkap seseorang diduga berbuat mesum," katanya.

Wartawan Putera Riau pun sempat menanyakan hal ini ke Kapolsek Tampan, Kompol Rezi Dharmawan yang mengatakan tidak mendapat laporan dari warga seputar penggerebekan ini. 

Oknum Anggota DPRD Riau Akui Kesalahannya

Anggota DPRD Riau asal Inhil, MA mengakui kesalahannya saat bertamu subuh di kos-kosan Perumahan Villa Fajar, Jalan Delima Nomor 9, Kelurahan Delima Kecamatan Tampan tersebut. Saat itu, dirinya mengantarkan dua wanita ke kosan tersebut dan menurut info sempat diamankan warga setempat. Informasi yang beredar dibantah keras oleh politisi Partai Amanat Nasional ini.

"Tidak ada diamankan itu. Aku kan duduk (di ruang tamu). Aku mengantar cewek itu," ungkap MA yang dikutip putera riau.

Dikatakannya, wanita itu tidak ada hubungan dengan ia. Salah seorang wanita tersebut adalah pacar dari rekannya lagi, sebut MA menjelaskan. Saat itu mereka baru pulang dari sesuatu tempat di Jalan Riau Pekanbaru, yang notabene masih areal lokasi kantor operasional putera riau beberapa waktu lalu.

"Cewek itu pacarnya kawan Aku. Dia bawa honda. Jadi cowoknya bawa (sepeda motor tersebut). Aku antar (wanita itu). Gak mungkin subuh-subuh pulang pakai motor kan," terang MA yang dirilis.
"Minta tolong aku antar. Kawan aku emang pacar dia, dia bawa motor. Ceweknya berdua," sebutnya kembali menjelaskan saat itu.

Kata MA, baru lima menit duduk, ada warga yang datang, Warga menginterogasi MA seputar nama, alamat dan lain sebagainya. Ia menjawab dengan jujur apa yang dilakukannya di kos-kosan tersebut. 

"Ini (wanita tersebut) apa Bapak pacar ponaan saya. Jadi bapak cuma ngantar. Iya. Bapak kalau ngantar, bapak tau kan jam bertamu. Iya tau. Kalau ngantar jam segini, masa bapak duduk disini. Oh, ya saya minta maaf kalau saya salah. Bapak kan tau etika bertamu. Iya tahu. Saya masih nunggu motor adik ini. Yang bawa ponaan saya," kata MA meniru percakapan ia dan warga saat itu.

"Sudah ngomong itu, datang ponaan saya itu. Bukan ponaan kandung la, sekampung iya. Dia manggil saya oom. Aku akuilah itu ponaan satu kampung. Nah, dia datang," bebernya MA lagi menjelaskan.

Sejurus waktu kemudian, kata MA, datang seorang yang disebut-sebut merupakan temannya. "Eh, Musfak, mengapa situ. Ini kawan saya ni, katanya. Ngapain Musfak. Mengantar budak (wanita) ini, abang. Awak apa hubungan sama budak ini. Itu cowoknya ha. Ini selalu diintai budak ini. Saya tidak pula tahu. Sudah, sudahlah. Ini kawan saya anggota dewan. Dia ngomong gitu karena dianggap tidak apa-apa," seperti percakapan MA dengan rekannya yang disadur putera riau.

MA Bantah Diamankan Warga

MA dengan tegas membantah dirinya ditangkap warga saat subuh itu. Saat ditanya apakah ia sering bertamu ke tempat wanita subuh hingga lewat waktu berkunjung, dirinya bersumpah baru kali pertama.

Ia mengakui baru sekali itu masuk wilayah itu. "Lillahi ta'ala, baru sekali ini saja. Masuk ke daerah itu juga baru sekali," sumpahnya.

Menurut warga, memang sekitar pukul 04.00 subuh lalu ada warga mendapati Ma mengantar dua cewek ke kos milik Yusfar. "Memang ada, mereka sempat kita amankan. Namun karena mengaku adeknya, ya kita lepaskan," katanya yang dikutip putera riau.

Subuh itu, warga langsung melepaskan karena takut dituntut oleh MA. Pasalnya, MA datang ke rumah itu dalam kondisi rumah terbuka.

Publik Inhil Sempat Heboh Mendengar Berita 

Sebelumnya, pada Minggu pagi, publik di Inhil sudah sempat berhembus kabar yang menghebohkan tersebut. Bahkan, rekan-rekan pers Tembilahan sudah banyak yang mengetahui informasi tersebut. Tak sedikit petinggi dan elit politik yang bertanya-tanya tentang kebenaran berita penggerebekan oknum wakil rakyat yang berasal dari Inhil tersebut.

Salah satu Ketua Partai di Inhil pun masih belum mempercayai informasi ini saat itu. Saat diprediksi, ada 6 nama wakil rakyat dari Inhil yang laki-laki diantara yang menjadi pusat berita pagi minggu tersebut. (eman/fadil/wrc/src)



Next
« Prev Post
Previous
Next Post »