Dana IKK Disinyalir Salah Sasaran, Pembangunan Kelurahan Kotabaru Reteh Tertinggal

Posted by On Monday, January 30, 2017

Tembilahan, (puterariau.com) I  -------Pembangunan di wilayah Kelurahan Kotabaru Reteh Kecamatan Keritang seakan tertinggal dari desa-desa lain. Seharusnya sebagai ibukota Kecamatan, Kotabaru Reteh sudah berbenah sejak diputuskannya sebagai ibukota Kecamatan Keritang. Padahal, dana IKK yang dikucurkan sungguh besar, meskipun sampai saat ini masyarakat tidak mengetahui berapa nominalnya dana IKK tersebut. Siapa yang bermain terkait dana IKK ini ?

Dari informasi yang diterima Putera Riau, bahwa ada beberapa kegiatan pembangunan melalui dana IKK ini yang justeru dipindah ke desa Kotabaru Seberida. Walaupun hal itu tidak dibenarkan, namun selama itu telah terjadi. Entah apa dasarnya sehingga dana IKK juga dialokasikan ke desa yang juga menerima dana DMIJ, dana APBN serta dana Propinsi tersebut.

Misalnya saja pada pembangunan jalan Pemuda ujung menuju desa Kayu Raja Kotabaru Seberida juga menggunakan dana IKK Keritang. Selain itu beberapa kegiatan lain seperti pembangunan jalan tengah desa Kotabaru Seberida, jalan Tanjung Pura juga menggunakan dana IKK yang besarnya dana pembangunan tidak transparan. Sumber lapangan pun sulit mencari berapa dana IKK yang dialokasikan tersebut.

Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan yang dikonfirmasi Putera Riau menyebutkan bahwa sesuai dengan namanya IKK (Infrastruktur Ibukota Kecamatan) tentunya dana IKK harus dialokasikan untuk membangun ibukota Kecamatan, tidak boleh dipindah ke desa lain.

"Ya, harus dibenahi ibukota Kecamatan, tidak diperuntukkan bagi desa lain," tegas Bupati Indragiri Hilir.

Hal senada juga ditegaskan Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said yang menyebutkan bahwa dana IKK digunakan untuk perbaikan infrastruktur ibukota kecamatan yang selama ini tertinggal. Dana IKK mesti difokuskan ke ibukota kecamatan yang bersangkutan. 

Selain itu tertuang pula dalam program Pemerintah yang tertuang dalam visi misi Bupati Indragiri Hilir, yang kemudian dijabarkan dalam Peraturan daerah tentang RPJMD 2013-2018.

Ketua DPRD Inhil Tegaskan Dana IKK Tidak Boleh Dipindah
Sementara itu, Ketua DPRD Inhil, H.Dani M.Nursalam menegaskan bahwa dana IKK memang tidak boleh dipindah-pindahkan ke desa lain yang bukan ibukota Kecamatan. Menurutnya, dana IKK itu untuk ruas-ruas jalan yang ada di ibukota. "Kalau pindah ke desa, ya ga bisa," katanya.
Selain itu, petinggi wilayah pun tidak bisa mengubah aturan tersebut. "Ga bisa Camat mengubah ke desa, karena program tersebut lokusnya emang di ibukota saja," terang Ketua DPRD Inhil yang enerjik ini. Pimpinan dewan tersebut merasa aneh juga terkait adanya pihak yang berani memindahkan dana IKK ini ke desa yang semestinya tidak diperbolehkan.

Lurah Kotabaru Reteh Mengaku Tak Tahu

Dilain sisi, Lurah Kotabaru Reteh, Hayunas yang dihubungi baru-baru ini tak mengetahui adanya pemindahan dana IKK tersebut. Karena masih baru, ia sedang mempelajari tentang informasi seputar dana IKK yang disebut. 

Mengenai dana ini, jangankan masyarakat awam, tokoh pemuda beserta unsur lainnya juga tidak mengetahui akan hal ini. Sekjen Pemuda Kotabaru Reteh, Heri pun tak mengetahui ketika beredar info tersebut. Bahkan, ketua Pemuda Kotabaru Reteh, Mustari berencana bersama unsur pemuda untuk mempertanyakan hal ini ke Camat Keritang yang baru, Syafruddin.

Selanjutnya, Putera Riau juga mempertanyakan hal ini ke mantan Camat Keritang lalu, Ridwan SSos MSi yang kini menjabat Camat Tempuling. Ketika diluncurkan berbagai pertanyaan terkait pemindahan dana IKK Keritang, ia tidak menjawabnya, meskipun pesan masuk ke ponselnya.

Warga Sungai Gergaji, Agusman cukup menyesalkan adanya ketidaktransparanan pemerintah kecamatan Keritang selama ini. "Kalau begitu wajar Sungai Gerjaji dan Kelurahan Kotabaru Reteh tertinggal dari segi pembangunan, sebab tidak ada pembangunan yang berkeadilan. Masak, ibukota pembangunannya tertinggal dengan desa sebelah," sesalnya. (Fadil/Zamri/Pr)




Next
« Prev Post
Previous
Next Post »