Akibat Sering Minum Komix Overdosis, Nelayan Kuindra Tewas

Posted by On Tuesday, January 24, 2017

Sungai Buluh, (puterariau.com)-----Pada hari Minggu, tanggal 22 Januari 2017 sekira pukul 01.00 WIB, Di Desa Sungai Buluh Kec. Kuindra, seorang laki - laki yang bernama Fathul Muin (32 tahun) seorang nelayan, warga Desa Sungai Buluh, diduga telah overdosis karena mengkomsumsi obat batuk merk Komix hingga menyebabkan pria tersebut meninggal dunia.
      Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapolsek Kuindra AKP H Z Alimbi menceritakan bahwa pada hari Minggu sekira pukul 01.30 WIB, korban terlihat di Jalab  Pelantar Desa Sei. Buluh Kec. Kuindra sedang mondar mandir berjalan sambil berteriak kesakitan, bahkan korban sempat menggigit mesin pompong yang ada di pelantaran. Sesaat kemudian, korban kembali berteriak-teriak, gelisah serta panik. Melihat hal tersebut, warga sekitar tempat kejadian tidak berani keluar rumah dan sampai pada akhirnya korban terjatuh dan tersungkur didepan rumah didepan rumah seorang warga Sungai Buluh.
     Setelah terjatuh, baru kemudian warga berani mendekati korban dan terlihat korban sudah dalam keadaan lemas. Warga mencoba  menolong namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan akhirnya meninggal dunia di sana. Setelah tidak bergerak dan meninggal dunia, jasad korban langsung dibawa warga ke rumahnya.
      Kapolsek Kuindra AKP HZ Alimbi berserta personel Polsek Kuindra dan Tim Medis dari Puskesmas Sapat yang datang ke TKP, melakukan pemeriksaan terhadap korban dan pada jasad korban ditemukan tanda tanda overdosis yaitu dihidung keluar cairan warna bening kecoklatan, pada mulut mengeluarkan buih/ busa berwarna putih dan perut tampak keras.
    Atas kematian korban, fihak keluarga keberatan untuk dilakukan otopsi dan mereka menerima kejadian tersebut sebagai musibah, namun tetap dilakukan visum luar terhadap jasad korban oleh pihak medis dari Puskesmas Sapat dan kemudian sekira pukul 10.30 WIB,  korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.
      Dari keterangan warga sekitar tempat tinggal korban diketahui bahwa korban sering mengkonsumsi obat batuk merk komix dan korban sudah sering diingatkan oleh  Bhabinkamtibmas Sungai Buluh AIPTU Liswadi bahwa mengkonsumsi obat batuk tersebut secara berlebihan akan membahayakan bagi kesehatan dirinya sendiri, tapi tampaknya hal tersebut tidak pernah diindahkan korban sehingga akhirnya terjadi peristiwa tersebut diatas.
        Sejalan dengan kegiatan yang sedang digalakan oleh Polres Inhil dalam mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan pemakaian lem dan bahan berbahaya lainnya termasuk mengkonsumsi obat batuk yang tidak sesuai aturan akan sangat berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain di sekolah - sekolah dan kelompok masyarakat, Kapolres mengingatkan kembali bahaya mengkonsumsi benda - benda tersebut termasuk minuman keras tradisional yang bisa berakibat kematian pada diri pemakainya seperti yang sudah terjadi di Tembilahan dan terakhir menimpa korban Fathul Muin, untuk itu diharapkan peran masyarakat dan stakeholder terkait lainnya untuk mengawasi dan mencegah keluarga dan lingkungan masyarakat dari tindakan penyalahgunaan pemakaian bahan - bahan seperti tersebut diatas. (Beni/zamri)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »