Akibat Mabuk Tuak, Tukang Parkir Di Tembilahan Dianiaya

Posted by On Monday, January 16, 2017


Tembilahan, (puterariau.com) ----

Pada hari Senin tanggal 16 Januari 2017 sekira jam 01.30 WIB, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Inhil telah menangkap seorang laki - laki tersangka pelaku Tindak Pidana Pengeroyokan yang bernama S (31 tahun), seorang tukang parkir warga Jalan Cendana Kecamatan Tembilahan Hulu.

Pelaku ditangkap karena diduga menjadi pelaku pengeroyokan bersama dengan empat pelaku lainnya (DPO) terhadap korban Saf (30 tahun) seorang buruh warga Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka menderita luka robek diatas pelipis sebelah kanan dan luka tusuk dipinggang belakang sebelah kanan akibat tikaman benda tajam dan saat ini dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 14 Januari 2017, Sekitar Jam 02.30 WIB, di pelabuhan Kuala Enok Jalan Yos Sudarso Kel. Tembilahan Kota Kec. Tembilahan Kab. Inhil.

Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Arry Prasetyo SH MH menceritakan kejadian tersebut bermula saat korban dan para pelaku minum - minuman keras tradisional jenis tuak.

Dalam kondisi sudah mulai mabuk, kemudian diantara korban dan para pelaku timbul pertengkaran mulut sehingga akhirnya korban dianiaya oleh para pelaku masing - masing S (sudah tertangkap), B (DPO), R (DPO), A (DPO), J (DPO) yang mengakibatkan korban harus dilarikan ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk perawatan luka - lukanya.

Berdasarkan laporan yang diterima, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Inhil langsung melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi dan penyelidikan lebih lanjut terhadap kejadian tersebut dan akhirnya diperoleh petunjuk yang mengarah kepada para pelaku.

Setelah keberadaan pelaku dapat diketahui, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Inhil akhirnya menangkap tersangka pelaku S dirumahnya di Jalan Cendana Tembilahan Hulu.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku S, dia mengakui telah melakukan tindak pidana Pengeroyokan terhadap korban Syafrizal bersama - dengan 4 org temannya yang lain dan saat ini sudah ditetapkan sebagai DPO.

Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polres Inhil untuk pengembangan dan proses sidik lebih lanjut dan terhadap pelaku diancam dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun 6 bulan penjara.

Kasat Reskrim menghimbau kepada para pelaku lainnya yang masih buron untuk kooperatif dan menyerahkan diri secara baik - baik, karena fihaknya akan terus mengejar keempat pelaku lainnya tersebut.

Berkaca dari kejadian tersebut yang diawali dari minum minuman beralkohol, Kasat mengajak masyarakat untuk menghindari kegiatan minuman beralkohol karena hal tersebut akan mengakibatkan hilangnya kontrol diri sehingga mudah tersinggung dan berakibat pada perkelahian. (Beni)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »