DR Chaidir : Firdaus-Rusli Jadi Gubernur Baru Provinsi Riau

Posted by On Friday, June 22, 2018

PEKANBARU- Pasangan Calon Nomor Urut 3, DR H Firdaus  H Rusli Effendi, MSi diprediksi bakal mendulang suara tertinggi pada Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) yang berlangsung tanggal 27 Juni 2018 ini.

Peluang menang pasangan Firdaus-Rusli sudah diprediksi sejak jauh hari.

Tidak hanya mengacu hasil lembaga survey Lamda Indonesia yang menempatkan pasangan umara dan ulama ini pada posisi teratas dengan prediksi perolehan suara 25,4 persen, namun pergerakan politik Firdaus-Rusli juga sulit tertandingi.

Sejak dimulainya masa kampanye, pasangan ini sudah mendatangi langsung lebih dari separuh jumlah desa di Riau. Ditambah dengan pergerakan tim koalisi, pemenangan maupun relawan yang terkoordinir dengan rapi.

Ketua Tim Koalisi, DR H Chaidir mengaku optimis pasangan DR H Firdaus dan H Rusli Effendi, MSi bakal terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau periode 2019-2024 mendatang. Hal itu berdasarkan perkembangan situasi di lapangan, dimana makin menguatnya dukungan terhadap pasangan umara dan ulama itu.

 Saya tidak mengupas hasil survey, namun melihat realita di lapangan. Tingkat penerimaan masyarakat terhadap pasangan ini sangat tinggi. Di sejumlah titik yang kita datangi, responnya sangat positif sekali. Insya Allah, Firdaus dan Rusli akan menjadi nakhoda baru Propinsi Riau, ungkap DR H Chaidir.

Politisi senior di Riau ini juga membedah alasan terpilihnya pasangan DR H Firdaus-H Rusli Effendi, MSi sebagai pemimpin Riau kedepan. Diantaranya, pasangan calon nomor urut 3 itu menguasai daerah dengan kantong suara besar. Selain Kota Pekanbaru, juga termasuk Kampar, Kuansing, Inhil, Inhu, Pelalawan, Rohil serta Dumai.

 Kendati pasangan calon lain juga masuk, namun di banyak titik perolehan suara tertinggi tetap milik pasangan Firdaus-Rusli. Setiap hari kita melakukan evaluasi dan melakukan pemetaan terhadap dukungan. Kita mendoakan semoga Pilgubri bisa berjalan dengan aman, ujar DR H Chaidir.

Terakhir DR H Chaidir mengingatkan seluruh tim pemenangan Firdaus-Rusli agar tetap mengedepankan kesantunan. Apapun dinamika yang mungkin terjadi menjelang dan hingga hari H pencoblosan nanti, tim pemenangan diminta tidak terpancing dengan kegaduhan-kegaduhan di lapangan. Apalagi pasangan DR H Firdaus dan H Rusli Effendi senantiasa mewanti-wanti, Pilgubri tidak boleh merusak silaturahmi antar sesama anak negeri.

 Kemungkinan makin tingginya dinamika jelang hari H pencoblosan mungkin saja terjadi. Namun kita mengingatkan seluruh tim pemenangan, agar tidak terpancing. Tetap santun, dan kedepankan politik yang beretika. Ini juga kerap kali diingatkan oleh pasangan calon yang kita usung, DR H Firdaus dan H Rusli Effendfi, MSi, tegas DR H Chaidir.(rls)

Firdaus-Rusli Tertinggi, Lamda Indonesia Rilis Hasil Survei Pikada Riau

Posted by On Thursday, June 21, 2018

PEKANBARU - Lamda Indonesia  merilis hasil survei terbaru mereka tentang perilaku pemilih di Riau terkait Pemilihan Gubernur Riau yang akan berlangsung Provinsi Riau pada 27 Juni 2018.

Dalam survei tersebut, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 3, Firdaus- Rusli Effendi meraih elektabilitas paling tinggi dibanding tiga pasangan calon lainnya.

Dalam rilis yang dikeluarkan Lamda Indonesia, Kamis (21/6/2018), elektabilitas Firdaus-Rusli masih yang tertinggi dengan angka 25,4 persen, disusul pasangan Syamsuar-Edi 20,6 persen, Lukman Edi-Hardianto 13,2 persen dan pasangan Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 12,9 persen.

Sedangkan responden yang menjawab tidak ada yang cocok sebanyak 1,6 persen dan yang menjawab tidak tahu/belum memiliki pilihan sebanyak 26,3 persen.

Direktur Lamda Indonesia, S Murtiyanto menjelaskan survei yang dilaksanakan pada periode 1- 7 Juni 2018 itu dilaksanakan di 12 kabupaten/kota di Riau dengan jumlah responden sebanyak 1.656 orang.

"Responden adalah WNI yang telah memiliki KTP Provinsi Riau atau yang sudah menikah dan sudah terdaftar sebagai pemilih pada Pilgub Riau 2018," ujarnya.

Murtiyanto juga menjelaskan distribusi sampel masing-masing daerah terdiri dari Bengkalis 128 responden, Dumai 80, Indragiri Hilir 160, Indragiri Hulu 128, Kampar 208, Kep. Meranti 48, Kuantan Singingi 96, Pekanbaru 256, Pelalawan 136, Rokan Hilir 160, Rokan Hulu 144, dan Siak 112 responden.

"Survei dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode sampel acak berjenjang (multistages random sampling) untuk memilih sampel yang dijadikan responden," jelas Murtiyanto.

Untuk melakukan pengumpulan data, tambahnya, dilakukan oleh 100 orang enumerator dengan teknis wawancara dilakukan secara tatap muka secara langsung dengan panduan kuesioner.

"Kontrol kualitas data menggunakan cara spot chek dengan metode random spot area sebanyak 20 persen dari sampel, sedangkan margin error survey +/- 2,69 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen," paparnya.

Dalam survey tersebut, Lamda Indonesia juga menanyakan konsistensi responden dalam menetapkan pilihan apakah akan tetap sama sampai saat Pilkada dilangsungkan. Hasilnya, 38,3 persen menyatakan akan konsisten dengan pilihannya saat ini, ada kemungkinan berubah 26,5 persen, dan yang menjawab tidak tahu/rahasia 35,2 persen.

"Alasan responden soal perubahan sikap atau inkonsistensi ini dapat dipengaruhi oleh kampanye paslon 24 persen, isu negatif 11,2persen, bujukan keluarga 8,9 persen, politik uang 6,5 persen, bujukan tokoh masyarakat 5,9 persen, alasan lain 2,1 persen dan menjawab tidak tahun 41,3 persen," ungkapnya.

Hasil survei Lamda Indonesia juga menemukan fakta soal tingkat partisipasi pemilih yang cukup baik. Sebanyak 74,3 responden mengaku akan menggunakan hak pilihnya pada tanggal 27 Juni mendatang, sedangkan yang menyatakan belum pasti 10,2 persen, tidak akan mencoblos 1,1 persen dan yang menjawab tidak tahu 14,4 persen.

"Sebagian besar mengaku alasan belum pasti atau tidak akan mencoblos karena merasa belum ada calon yang cocok di hati responden, yakni sebesar 22,7 persen sedangkan yang tidak memberi tahu alasannya mencapai 64,6 persen," kata pimpinan lembaga yang  sering bekerjsama dengan lembaga internasional seperti UNDP, USAID, JICA dan lain sebagainya.

Dari para responden tersebut juga didapat informasi bahwa sebagian besar dari mereka sudah mengetahui akan adanya Pilgubri pada tanggal 27 Juni sebanyak 82,1 persen, sedangkan yang mengaku belum mengetahui sebanyak 17,4 persen dan sisanya tidak memberikan jawaban.

Dijelaskannya lagi, Lamda Indonesia adalah sebuah lembaga terpadu yang aktif berkecimpung dalam kajian dan analisa perilaku sosial-politik masyarakat daerah di Indonesia. Para profesional yang bergabung dengan Lamda Indonesia adalah para Konsultan, Peneliti dan Pekerja Sosial Politik yang telah berpengalaman cukup lama di dunia sosial politik Indonesia.

Dengan hasil ini juga calon gubernur Riau Firdaus mengingatkan kepada seluruh tim untuk tidak besar kepala dari rilis hasil survei Lamda Indonesia ini. Justru sebaliknya, dia meminta agar hasil survei ini menjadi pelecut untuk terus bersosialisasi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memilih paslon nomor urut 3.

"Jika benar ya Alhamdulilah, tapi saya minta supaya tim tidak berhenti untuk terus bersosialisasi tentang kami sampai hari pencoblosan," begitu ungkapnya.

Begitu juga ketua Tim Koalisi Dr drh Chaidir MM, pun mengingatkan kepada seluruh timses pemenangan untuk tidak jumawa dulu meski survei ini mengunggulkan paslon nomor 3. "Teruslah bekerja dan jangan besar kepala, lakukan apa yang bisa memenangkan Firdaus-Rusli sampai akhir," tegas Chaidir. (*)

Yakin Firdaus-Rusli Menang, SBY dan Tokoh Nasional Harapkan Riau Makin Maju, Adil dan Sejahtera

Posted by On Thursday, June 21, 2018

Bangkinang (PR) -+- Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau urut 3 Firdaus-Rusli hari ini, Kamis (21/6/2018) menggelar kampanye akbar di Lapangan Merdeka, Kabupaten Kampar. Ribuan warga, pendukung dan simpatisan memadati lokasi acara.

Tak tanggung-tanggung, dalam kampanye akbar ini dihadiri langsung oleh Presiden RI ke-6 yang lalu, Susilo Bambang Yudoyono (SBY).

Selain itu, tampak hadir dalam kampanye akbar ini Ketua DPP PPP Romahurmuziy, Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Sekjen DPP PBB Syarifin Maroko, Korbid DPP Partai Golkar Mayjen (Purn) H. Andogo Wiradi, Ketua DPP Demokrat Syarif Hasan, Anggota DPR RI Dapil Riau dari Demokrat M Nasir, Ketua DPD Partai Demokrat Riau H Asri Auzar, Ketua DPW PPP Riau yang juga Bupati Kampar H Azis Zaenal dan pengurus DPW PPP Riau H Mursini yang juga Bupati Kuansing dan tokoh Riau lainnya.


Dalam kesempatan tersebut, SBY sangat yakin yakin jika Firdaus-Rusli yang jika dipercaya menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau akan bisa membawa Provinsi Riau lebih maju dan lebih hebat lagi.

SBY yang juga didampingi opera Ani Yudhoyono yang sama-sama menggunakan baju kebesaran Partai Demokrat berwarna biru semangat dan sesekali melambaikan dengan menggunakan tiga jari sebagai bentuk untuk mengajak Firdaus-Rusli.

Tak cukup hanya berani dan berusaha keras, SBY juga berharap kepada Allah SWT agar Kabupaten Kampar dan Riau lebih baik dari sebelumnya, masyarakatnya juga lebih sejahtera.

"Dibawah gubernur dan wakil gubernur baru nanti Riau yang kita cinta bersama makin aman, makin adil makin sejahtera lahir dan batin," kata SBY dengan yakin.

Kedatangannya ke Riau tidak hanya Balkon untuk mengkampanyekan satu Firli (Firdaus-Rusli red) semata, namun lebih banyak lagi itu, SBY juga punya keinginan besar agar masa depan Riau lima tahun kedepan makin maju, makin adil dan makin sejahtera.

Tak lupa, SBY juga memberikan nasehatnya kepada Firdaus-Rusli danai nanti menang dalam kontestasi Pilkada Riau 2018 ini. "Kalau pemimpin adil rakyatnya sejahtera lahir dan batin," pesannya.

Selain itu, SBY juga meminta Firdaus-Rusli Maka juga mampu menciptakan lingkungan, ekonomi, ekonomi, ekonomi, ekonomi, ekonomi, ekonomi, ekonomi, dan layanan kesehatan yang baik.

Sementara itu Firdaus juga sekali lagi meminta keinginan maju di Pilgubri yang lepas dari ketentuan terhadap Riau saat ini, niatnya untuk maju pada Pilkada Riau untuk mengeluarkan tugas sebagai putera Riau untuk membangun daerah ini lebih maju dari sebelumnya.

"Pertumbuhan ekonomi yang rendah, angka kemiskinan yang cukup tinggi, pembangunan infrastruktur yang lamban, harus kita benahi. Insya Allah, Firdaus Rusli akan bekerja keras membawa Riau menjadi daerah yang maju dan berkeadilan," ujar Doktor ilmu pemerintahan ini.

Tak lupa ia sadar untuk partai pengusung dan semua pihak yang telah memberikan keyakinan dan berbagai pihak untuk maju di Pilkada Riau ini. Dan ia pun terlibat dalam doa dan sekaligus hari pencoblosan tanggal 27 Juni 2018 nanti. (*)

Bahaya Longsor, BPBD Inhil Himbau Warga Jalan Gerilya Parit 6 Mengungsi

Posted by On Thursday, June 21, 2018


Tembilahan, (puterariau.com)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir mengimbau warga Jalan Gerilya, Parit 6, Tembilahan Hulu mengungsi untuk sementara waktu menyusul terjadinya rentetan bencana tanah longsor.

Setidaknya, terjadi 2 kali bencana tanah longsor di Jalan Gerilya, Parit 6, Tembilahan Hulu dalam waktu yang tidak berjauhan, yakni pada Minggu, 3 Juni 2018 dan Minggu 17 Juni 2018. 2 kali bencana longsor yang terjadi secara beruntun telah meluluhlantakkan sedikitnya 5 rumah warga.

Bahaya longsor yang kian mengancam

Keresahan tidak hanya muncul dibenak warga sekitar kawasan tersebut. Melainkan juga di kalangan Pemerintah Kabupaten Inhil. Untuk itu, melalui BPBD, Pemerintah Kabupaten Inhil melayangkan imbauan agar warga sekitar dapat mengungsi menjelang kondisi di kawasan tersebut dinyatakan aman.

"Pihak RT dan RW di sekitar Parit 6, tepatnya di kawasan terjadinya longsor telah kita imbau untuk sementara waktu mengungsi ke tempat yang lebih aman. Ini untuk memastikan keamanan warga itu sendiri karena kita belum tahu kapan akan terjadinya longsor susulan," tukas Kepala BPBD Kabupaten Inhil, Yuspik, Rabu (20/6/2018).

Antisipasi terjadinya longsor dalam jangka panjang, menurut Yuspik juga telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Pemerintah Kabupaten Inhil telah mengajukan pembangunan turap kepada Pemerintah Kabupaten Inhil yang bertujuan untuk menahan abrasi air sungai di sekitar kawasan Parit 6, Tembilahan Hulu.

Kondisi longsor di Parit 6 Tembilahan

"Sedangkan, untuk sementara, kami telah membuat tanggul darurat dari karung berisikan pasir sebanyak 1500 karung untuk menahan abrasi di sekitar lokasi longsor," ungkap Yuspik.

Yuspik mengatakan, kekhawatiran muncul, manakala bencana longsor kali ini juga mengancam keberadaan jalan lintas disana. Jalan yang berstatus sebagai jalan Nasional tersebut merupakan satu - satunya akses menuju Kota Tembilahan dan beberapa daerah lainnya.

"Seandainya terjadi longsor susulan dan tanggul darurat tidak mampu menahannya. Maka besar kemungkinan ruas jalan lintas juga akan hanyut ke sungai dan akses menuju Tembilahan akan terputus. 2 kali longsor yang terjadi ini saja, sudah membuat sedikit retak pinggiran ruas jalan," jelasnya.

Tim BPBD turun ke lokasi

Yuspik menuturkan, sebenarnya bencana tanah longsor di kawasan Parit 6 memang kerap kali terjadi sejak beberapa tahun silam. Hal ini mengindikasikan bahwa kawasan tersebut merupakan kawasan rawan bencana longsor sehingga warga setempat wajib untuk senantiasa waspada.

"Memang sudah sering terjadi, bahkan sejak beberapa tahun lalu. Langkah demi langkah perbaikan dan antisipasi juga telah dilakukan. Kendati tetap terjadi, namun, frekuensi terjadinya bencana tanah longsor diasumsikan telah berkurang," tandas Yuspik. (beni/adv)

Buktikan Kemenangan, SBY-Yusril-Romi Kampanye Akbar Untuk Firdaus-Rusli

Posted by On Tuesday, June 19, 2018

PEKANBARU- Tiga petinggi partai pendukung Firdaus-Rusli Effendi, yakni Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuzyi dan Ketua Umum Paertai Bulan Bintang (PBB) Prof.DR Yusril Ihza Mahendra akan menghadiri kampanye Akbar di Lapangan Merdeka Kota Bangkinang, Kamis (21/6/2018) yang akan datang.

Kepastian tentang kedatangan para petinggi negeri tersebut disampaikan melalui pengumuman resmi Koalisi Partai Pendukung pasangan Firdaus-Rusli Effendi Selasa (19/6/2018) yang disebarkan ke sejumlah media termasuk media sosial baik internal maupun eksternal koalisi.

Kehadiran para tokoh tersebut juga dibenarkan Ketua Tim Koalisi Firdaus-Rusli Effendi, DR drh.Chaidir MM  saat dikonfirmasi wartawan. ''Ya, mudah-mudahan, sudah ada kejelasan, dan para pemimpin yang juga ketua umum partai akan hadir saat kampanye akbar nanti,'' ungkap Chaidir.

Hal tersebut juga sempat dibenarkan Ketua DPW Partai Demokrat Riau, Asri Auzar kepada media.

''Ya, jadi nanti yang datang Pak SBY. Kita sudah dapat konfirmasinya dari Paspampres, bahwa beliau Susilo Bambang Yudhoyono,red) akan hadir  saat kampanye Firdaus-Rusli di Kampar.

Asri pun mengajak seluruh kader Partai Demokrat, masyarakat pendukung maupun simpatisan untuk ikut pada Kampanye Akbar tersebut, karena pada saat itu ada agenda besar yang akan diperjuangkan olehPartai Demokrat Riau, yakni memenangkan pasangan Firdaus-Rusli Effendi.

''Ya, seluruh kader harus bergerak memberikan dukungan untuk memenangkan pasangan Firdaus-Rusli Effendi,'' ungkap Asri lagi.

Sebagaimana rundown acara yang diterima redaksi, ada beberapa agenda kegiatan yang akan dilaksanakan pada saat Kampanye Akbar Firdaus-Rusli di Kota bangkinang, diantaranya pelaksanaan Halal Bi Halal dan Kenduri Rakyat.

Selain para politisi kawakan, juga akan memeriahkan acara artis kawakan, Evie Tamala. Evie sendiri sudah menyatakan kepastiannya untuk mengisi gelaran kampanye Akbar Firdaus-Rusli Effendi.

Selain itu juga akan ada sejumlah gelaran kesenian rakyat, diantaranya Reog, Barongsai, Talempong, ghubano dan Tambur.

Sepanjang beberapa hari menjelang berakhirnya amsa kampanye Pilgubri 2018 ini, pasangan Firdaus-Rusli Effendi sendiri rencananya akan melaksanakan dua kali kampanye akbar.

Selain di Kampar, Paslon Firdaus-Rusli juga akan menghimpun kekuatan di basis massa pemilihnya di Pekanbaru.(rls)


Sekdakab Inhil Hadiri Halal Bi Halal Dan Deklarasi Milad Kecamatan GAS

Posted by On Tuesday, June 19, 2018


Tembilahan, (puterariau.com)

Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, H Said Syarifuddin menghadiri Halal Bihalal Masyarakat Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) yang dipusatkan di Lapangan Teratak Kelurahan Teluk Pinang, Minggu (17/06/2018).

Kegiatan Halal Bihalal setelah perayaan lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah yang setiap tahun diselenggarakan ini murni dari masyarakat Kecamatan GAS dan di inisiator oleh pemuda dan pemudi asli Kecamatan GAS. 

Halal bihalal yang ditaja sejuk dengan nuansa islami ini menampilkan hasil kreasi anak anak, baik pelajar, mahasiswa dan pemuda setempat yang tergabung dalam sebuah wadah sanggar kreatif anak kampung Kelurahan Teluk Pinang.

Sekdakab Inhil, H. Said Syarifuddin

Di tengah ribuan masyarakat Teluk Pinang Kecamatan Gaung Anak Serka umumnya, para anak anak yang tergabung dalam penyelenggaraan Halal Bihalal ini, menunjukkan penampilan yang menakjubkan sehingga mendapat apresiasi yang tidak sedikit baik dari masyarakat maupun unsur pemerintahan yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Tampak hadir dalam acara Halal Bihalal mewakili Bupati Inhil, Sekdakab Inhil H Said Syarifuddin, wakil ketua DPRD Inhil H Feriyandi, anggota DPRD Inhil Dapil Kecamatan GAS, Sarbaini, Camat GAS Ijmi, Lurah, Kepala Desa dan tokoh masyarakat Kecamatan GAS. 

Pose bersama usai acara

Dengan begitu aktraktif nya anak anak yang terlibat dalam kegiatan Halal Bihalal Kecamatan GAS ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil H Said Syarifuddin, sangat mengapresiasi seluruh rangkaian acara. 

"Saya yang diundang dalam acara hari ini, sangat terkesima dan takjub dengan suguhan pagelaran seni yang di mainkan oleh anak anak Kecamatan Gaung Anak Serka ini, sungguh di luar dugaan kemahiran anak anak dalam menyuguhkan pagelaran seni. Selama ini, yang saya ketahui hanya ada beberapa sanggar kesenian saja dan itupun hanya di kota Tembilahan, " ungkap Sekdakab Inhil, terkagum.

Jika dilihat dari proses kreatifitasnya, sekda sangat mengapresiasi kegiatan pemuda kecamatan GAS ini. "Saya (mewakili-Pemkab Inhil-red) bersama DPRD Inhil akan selalu mendukung program positif yang dilakukan oleh anak anak, remaja maupun pemuda. Saya berharap, anak anak yang tergabung dalam sanggar kreasi seni ini dapat berkompetisi di ajang yang lebih besar," tambah Sekda Inhil ini.

Senada dengan Sekdakab Inhil, wakil ketua DPRD Inhil H Feriyandi juga memberikan apresiasi yang cukup tinggi dan menggelontorkan dana bantuan kepada sanggar anak kampung kelurahan teluk pinang sebesar 5 juta rupiah.

  • Sekdakab Inhil bersama tokoh masyarakat


"Kita akan terus mengupayakan dan membesarkan potensi anak anak muda dalam berkreativitas. Dana saya bersama rekan rekan di DPRD Inhil juga akan memberikan dana aspirasi untuk pengembangan sanggar kesenian ini," ujar Feriyandi dengan semangat disambut tepukan tangan masyarakat GAS pada malam Acara Halal bihalal tersebut.

Sejalan kegiatan halal bihalal masyarakat Kecamatan Gaung Anak Serka ini, para tokoh masyarakat Kelurahan Tekuk pinang juga mendeklarasikan pada tanggal 17 Juni sebagai hari jadi atau Miladnya Kecamatan Gaung Anak Serka, yang juga di ikuti Sekdakab Inhil, beberapa anggota DPRD Inhil, tokoh masyarakat, kaum ulama, organisasi kepemudaan serta mahasiswa dan pelajar GAS yang saat itu mudik di kampung halamannya. (beni/adv)

Puluhan Ribu Saksi Firdaus-Rusli Siap Bertugas di TPS Untuk Mengawal Suara

Posted by On Tuesday, June 19, 2018

PEKANBARU- Kurang dari 10 hari ke depan, tepatnya pada 27 Juni 2018 nanti, Pilgub Riau akan memasuki hari pencoblosan.

Menghadapi hal tersebut, puluhan ribu saksi pasangan calon (Paslon) nomor urut 3, Firdaus-Rusli, kini sudah bersiap diri untuk menghadapi segala kemungkinan terburuk, termasuk mengantisipasi kecurangan di setiap tempat pemungutan suara (TPS).

Kordinator Saksi Tim Koalisi Firdaus-Rusli, Jabarullah kepada media, awal pekan ini mengungkapkan,  lebih dari 20 ribu orang saksi akan diturunkan ke seluruh TPS yang ada.

"Di masing-masing TPS kita akan tempatkan masing-masing 2 saksi. Itu belum termasuk saksi-saksi tidak resmi yang bertugas memantau kemungkinan terjadinya kecurangan dalam proses pencoblosan hingga penghitungan suara," ungkap Jabarullah.

Data dari KPU Riau menyebutkan, terdapat 12.048 TPS yang tersebar di 12 kabupaten/kota di Riau. TPS terbanyak ada di Kota Pekanbaru yakni sebanyak 1.798 titik. Sedangkan jumlah TPS paling kecil berada di kabupaten Meranti, yakni 424.

Sedangkan data terakhir jumlah pemilih yakni sebanyak 3.622.488 orang terdiri dari
1.840.292 laki-laki dan 1.782.196 orang pemilih perempuan.

Jabarullah mengungkapkan para saksi Paslon Firdaus-Rusli sudah diberikan pembekalan sejak bulan Mei silam. Dalam pembekalan itu para saksi tidak saja diberikan pengetahuan dan pengenalan terhadap Paslon nomor urut 3, juga tentang trik-trik untuk mengantisipasi kemungkinan kecurangan-kecurangan yang dilakukan pihak-pihak tertentu.

"Kita memang berupaya maksimal untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya kecurangan di TPS-TPS. Dan para saksi adalah 'mata dan telinga' yang paling diandalkan pasangan Firdaus-Rusli. Apalagi hasil survei terakhir memperlihatkan potensi kemenangan terbesar itu ada pada pasangan Firdaus-Rusli," bebernya.

Dan untuk lebih efektifnya pelaksanaan pengawasan TPS, kata Jabarullah, seluruh saksi-saksi yang direkrut tersebut berasal dari wilayah tempat TPS itu berada. Kemudian, selain dari unsur relawan Firdaus-Rusli, para saksi juga berasal dari seluruh partai pendukung meliputi Demokrat, PPP dan PBB.

"Jadi dalam merekrut saksi, kita sangat perhatikan soal militansi dan ikatan emosional dengan partai pengusung maupun pasangan calon. Sebab, tugas mereka akan sangat berat dan penuh godaan," kata Jabarullah.

Sementara itu beberapa saksi paslon Firdaus-Rusli kepada media ini kompak menyatakan rasa bangga karena sudah diberi kepercayaan untuk menjalankan tugas sebagai saksi di TPS-TPS nantinya.

"Insha Allah kami akan laksanakan tugas ini secara maksimal sesuai amanah yang diberikan oleh Pak Firdaus dan Pak Rusli Effendi melalui koordinator saksi," kata salah seorang saksi untuk wilayah Pekanbaru yang tak bersedia namanya dipublikasikan media.(rls)

Polsek Lahewa Diminta Cepat Usut Kasus Penganiayaan Terhadap OG

Posted by On Sunday, June 17, 2018


Nias Utara, (PR Nias)

Masalah penganiayaan kekerasan fisik di Dusun III Desa Muzoi Kecamatan Lahewa Timur sudah jadi konsumsi publik. OG (42) korban penganiayaan kekerasan meminta pihak Polsek Lahewa segera mengusut tuntas kasus penganiayaan ini. 

Sejak disampaikan laporan (07/06), hingga saat ini terkesan pihak pelaku menimbulkan berbagai asumsi menggorogoti korban. "Hingga berpontensi ancaman, apalagi lingkungan rumah kami sudah dekat," sebut OG Jumat (15/06). 

OG mengaku bahwa dalam kasus ini pihak Polsek sudah datang di TKP pada tanggal (07/06) serta sudah menemani dirinya ke Puskesmas untuk mengambil visum dan melakukan penelitian laporannya pada Selasa (12/06).

"Kemarin pada saat penyelidikan laporan, pihak Polsek mengatakan kepada saya bahwa hal ini akan diproses sesuai prosedur. Sabar pasti akan diproses, setelah ini kita panggil saksi," tutur OG menirukan pernyataan pihak Polsek.

Namun sampai saat ini belum ada dipanggil saksi. Sejak dirinya dihambat penganiayaan ianya merasa takut keluar rumah untuk mencari nafkah kehidupan sehari-hari karena berbagai asumsi dari pelaku selama ini," ujarnya.

Ya'ato Gulo saksi yang dikonfirmasi bahwa kejadian tersebut bermula pada saat keluarga korban OG berziarah di pemakaman ibunya di samping rumah pelaku untuk memasang pagar yang dibuat dari bambu.

Lanjutnya, dimana saudara pelaku penganiayaan inisial SG (Pr) mengatakan kepada keluarga korban dan korban OG untuk membersihkan lingkaran pemakaman tersebut atau sisa bekas bambu itu. Lalu OG korban menjawab kapada saudara pelaku inisial SG itu, untuk sabar sebentar karena sedang istrahat.

Tidak lama kemudian pelaku AG datang mendekati korban OG dan melakukan kekerasan fisik dengan menusuk telinga korban memakai sebilah pisau sementara, pelaku BG memukul dahi korban dengan memakai benda tajam hingga tertusuk, sementara pelaku lain YZ yang mengejar korban OG dengan parang. 

Mencoba menghubungi Kanit Reskrim Polsek Lahewa Bripka Benny Panjaitan melalui telepon seluler 082167740678 guna menanyakan tindakan apa selanjutnya, namun tidak ada tanggapan dimana nomor telepon pun tidak aktif.

Sebelumnya pelaku ini berinisial AG (18) dan BG (17) secara bersama-sama melakukan kekerasan fisik dengan memakai sebilah pisau serta benda tajam yang mengakibatkan OG korban mendapat luka atau penganiayaan. 

Sementara pelaku lain YZ (42) mengejar korban OG dengan memakai parang, untung pada saat itu korban penganiayaan menghindar dengan cara melarikan dirinya di rumah Kades Muzoi, namun pada saat itu Kades tidak bisa menyimpulkan bahkan menganjurkan korban untuk melapor ke po
Polsek Lahewa. 

Cukup disesalkan pihak Polsek jika tidak ada penanganan secepatnya dalam masalah ini. Apakah harus menunggu mati dulu, baru korban melapor kembali ke Polsek Lahewa ? Ada-ada aja.... (Ken Gea) 

DR. H Firdaus ST MT : Riau Kehilangan Sosok Wartawan Idealis dan Independen

Posted by On Sunday, June 17, 2018

Pekanbaru, (puterariau.com) -+-Calon Gubernur Riau, DR. H Firdaus ST MT mengaku kaget atas berpulangnya ke rahmatullah pimpinan umum Surat Kabar Tirai Investigatif, Gusmansyah Abang Kandung Fadila Saputra yang terkenal idealis dan pembela kebenaran dan keadilan. Apalagi kabar meninggalnya begitu mendadak saat menjelang hari raya Idul Fitri 1439 H.

Selama ini, Gusmansyah terkenal dengan pemberitaan yang idealis, independen dan anti korupsi. Ia tak segan mengkritik kebijakan Pemerintah dan parlemen yang dianggap merugikan negara dan rakyat.

"Kami mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian beliau, semoga almarhum ditempatkan pada tempat yang sebaik-baiknya, aamiin," ujar Firdaus saat ditemui di kediamannya saat Idul Fitri.

Diakui, bahwa Gusmansyah dengan Surat Kabar Tirai Investigatif tetap komitmen dengan fungsi sosial kontrolnya. Dengan lugas dan berani, ia siap pasang badan untuk menegakkan amar ma'ruf nahi mungkar dalam kehidupan sosial masyarakat.

Gusmansyah Juga disebut sebagai sosok wartawan dari Riau yang terkenal keras dan berani menentang kebijakan penguasa yang tidak pro rakyat. Sosoknya pun disebut sebagai salah satu wartawan yang anti terhadap oknum-oknum aparat negara yang inkonsisten dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.

Perjalanan karir yang dimulai dari bawah membuat ia mengetahui pahit getirnya kehidupan yang menyebabkan spirit sosial kontrol dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kian tinggi.

Tak lupa, diakhir kesempatan, Firdaus menyatakan rasa duka cita yang mendalam terkait kepergian tokoh wartawan idealis dan independen dari Baserah Kuantan Singingi tersebut. Semoga ada Gusmansyah-Gusmansyah baru yang siap membela rakyat di tengah-tengah kelamnya rasa solidaritas bermasyarakat saat ini. (pr)

Kisah Ustadz Ajai Minta Maaf Atas Perkataannya

Posted by On Sunday, June 17, 2018

Tembilahan, (puterariau.com)

Ustad Ali Azhar atau yang dikenal dengan panggilan Ustad Ajai pernah offside dalam statemennya saat silaturahmi diam-diamnya di RT 3 Dusun Produksi Parit Mentel Desa Kembang Mekar Sari Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir beberapa waktu lalu.

Saat itu, Ustad Ajai silaturahmi ke rumah Narto selaku pemuka masyarakat Kembang Mekar Sari sembari memperkenalkan diri sebagai paslon Wakil Bupati Inhil Nomor Urut 2 berpasangan dengan Ramli Walid.

Hanya saja, dalam perkataan Ustad Ajai saat itu terkesan memojokkan Paslon lain, yakni Paslon Nomor 3 HM Wardan. Dimana disebutnya bahwa HM Wardan telah menikmati duit festival kelapa dunia.

Sontak, pernyataan Ustad Ajai saat itu mengundang reaksi dari sejumlah tokoh masyarakat Parit Mentel saat itu, yang salah satunya dari LSM Anugerah Melayu Riau, Syahril Saleh.

Saat diberondong pertanyaan oleh Syahril Saleh terkait perkataan Ustad Ajai yang menuding HM Wardan, akhirnya Ustad Ajai meminta maaf pada masyarakat setempat dan meminta agar hal ini tidak diperpanjang.

"Pak Wardan dituding makan uang festival kelapa dunia beberapa waktu lalu, tapi ketika dipertanyakan dasar dari perkataannya, Ustad Ajai malah bungkam," ujar Syahril Saleh.

Dengan tegas, ia meminta data dan fakta terkait pernyataan Ustad tersebut. Sebab, jika memang benar, pihaknya siap melaporkan kasus tersebut. Tapi akhirnya, Ustad Ajai mundur dan minta maaf serta menarik perkataannya terkait tudingan itu.

"Jangan diperpanjanglah Pak Syahril," pinta Ustad Ajai pada Syahril seperti ditirukannya. Bahkan, Syahril Saleh mengaku bahwa Ustad Ajai mengajak untuk silaturahmi ke rumahnya di Tembilahan. (fadil/pr)

Firdaus-Rusli Optimis Unggul, Dukungan Poros Indragiri dan Riau Pesisir Semakin Stabil

Posted by On Saturday, June 16, 2018


PEKANBARU - Tim Koalisi Partai Pendukung (TKPP) Firdaus-Rusli optimistis di kawasan Pesisir Riau dan Poros Indragiri pasangan calon (Paslon) nomor urut 3 bakal unggul pada Pilgubri, 27 Juni mendatang. 
Berdasarkan evaluasi TKPP yang bersumber dari hasil polling di pekan pertama Juni ini menunjukkan kestabilan dukungan terhadap Firdaus-Rusli.
Ketua Tim Pemenangan Firdaus-Rusli, DR H Chaidir, MM kepada media di sela-sela kegiatan lebaran hari kedua, Sabtu (16/6/2018) mengungkapkan, dari hasil komunikasi dengan koordinator tim pemenangan di dua kawasan itu diperoleh gambaran suara yang sangat menggembirakan. 
"Alhamdulillah dukungan terhadap Paslon Firdaus-Rusli di dua kawasan itu tetap stabil seperti polling Mei silam, yakni berkisar di angka 30-32 persen. Insha Allah, Paslon nomor urut 3 unggul," kata Chaidir.
Seperti diketahui, wilayah Pesisir Riau terdiri dari empat kabupaten dan satu kota, meliputi Dumai, Bengkalis, Rohil, Meranti dan Siak. Sedangkan, poros Indragiri meliputi Indragiri Hulu, Indragiri Hilir dan Kuantan Singingi.
Berdasarkan data KPU Riau, di Pesisir Riau tercatat jumlah pemilih sebanyak 1.292.939 orang. Sedangkan di poros Indragiri jumlah pemilih berjumlah sebanyak 919.066 orang.
Ketua Partai Demokrat (PD) Indragiri Hulu, Arwan Citra, dalam ekspos internal TKPP menyebutkan, mereka sudah melakukan jajak pendapat dan angket di wilayah Indragiri, bersama PD Kuansing dan Inhil sebanyak tiga kali. 
Hasilnya, masyarakat menginginkan perubahan. Mereka ingin agar Gubernur Riau periode 2019-2024 dijabat  oleh DR H Firdaus ST, MT.
"Kami sudah bekerja hampir tiga bulan melakukan jajak pendapat di lapangan. Didukung partai koalisi yang mengusung Firli diantaranya PD, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Berkarya, kami mendapatkan angka sementara yakni 38,2 persen untuk pasangan Firli," tegasnya. 
Sisanya, atau sekitar 61,8 persen, lanjut Arwan, dibagi oleh tiga pasangan calon lainnya. "Tapi dari angka sisa itu, tidak ada calon lain yang sampai pada angka 30 persen. Hanya berkisar pada angka 24 sampai 27 persen," ujarnya dengan wajah sumringah.
Begitu juga laporan dari Koordinator Tim Pemenangan Firdaus-Rusli di Riau Pesisir Zulfan Herri yang diterima Chaidir menunjukkan, peningkatan dukungan yang sangat signifikan. 
Dalam jajak pendapat yang dilakukan tim internal sepanjang 1-8 Juni lalu, kata Zulfan Herri, terjadi peningkatan dukungan dari 25 persen menjadi 30 persen suara di lima kabupaten/kota di kawasan Pesisir Riau tersebut. 
"Alhamdulillah, duet Firdaus-Rusli sangat diinginkan masyarakat dan diyakini sebagai pemimpin yang dapat mengubah Provinsi Riau ke arah yang lebih baik dari sebelumnya," ucap Zulfan Herri yang dihubungi secara terpisah tentang dukungan masyarakat Pesisir Riau untuk Paslon nomor urut 3 Firdaus-Rusli.
Selain di dua kawasan tersebut, seperti diberitakan sebelumnya, untuk kota Pekanbaru dan kabupaten Kampar yang memiliki jumlah pemilih terbesar di Pilgubri 2018 ini, dukungan terhadap pasangan 'Umara-Ulama' ini juga sangat luar bisa. Hal itu lantaran kedua daerah ini memang sudah diprediksi banyak pihak sebagai lumbung suara Cagubri DR H Firdaus ST, MT, yang juga walikota Pekanbaru nonaktif dan berasal dari Kabupaten Kampar.
Total suara yang diperebutkan dari dua daerah ini yakni sebanyak 914.519, masing-masing Pekanbaru 471.681 pemilih dan Kampar 442.838 pemilih.(rls)

Firdaus Gelar Open House dan Kunjungi Kediaman Eddy Tanjung

Posted by On Friday, June 15, 2018

Pekanbaru (PR) -+- Moment Hari Raya Idul Fitri menjadi ajang silaturahim dan mempererat persaudaraan bagi sesama muslim. Suasana bahagia terpancar dari wajah umat Islam saat merayakan hari kemenangan tersebut.

Hal ini juga dirasakan Calon Gubernur Riau nomor urut 3, DR Firdaus MT. Pada hari pertama Idul Fitri, Firdaus dan keluarga mengisi kegiatan dengan melaksanakan Shalat Ied dan bersilaturahmi ke rumah tetangga dan sejawatnya. Salah satu rumah yang dikunjungi Firdaus adalah kediaman Nurzahedi Tanjung, Anggota DPR RI asal Riau.

"Alhamdulillah saya dapat bersilaturahim ke jiran saya, Bapak Eddy Tanjung, anggota DPR RI sekaligus ketua Partai Gerindra Provinsi Riau. Semoga Allah meridhoi niat dan perbuatan baik kita," ujar Firdaus.

Walikota Pekanbaru nonaktif tersebut sempat mencicipi aneka makanan yang disediakan tuan rumah sambil berbincang-bincang ringan. "Moment lebaran ini saatnya kita mempererat silaturahim dan saling mengunjungi. Saya sangat senang sekali dapat bertemu dengan para sahabat, seperti pak Eddy Tanjung ini. Kalau di hari biasa mungkin agak sulit berjumpa karena kesibukan masing-masing," kata Firdaus.

Selain mengunjungi tetangga dan sejawat, Cagub Firdaus juga mengelar open house di kediamannya di Jalan Semeru, Pekanbaru. Sejak selesai Shalat Ied, sejumlah warga sudah terlihat hadir di rumahnya untuk bersilaturahmi. Firdaus sendiri sangat senang dengan kehadiran warga dan menyambut mereka dengan hangat. "Kami persilahkan warga yang ingin bersilaturahim untuk datang. Pintu rumah kami buka selebar-lebarnya," ujar Firdaus.

Dalam kesempatan itu, Firdaus juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H kepada seluruh masyarakat Riau yang sedang merayakannya.

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H, semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT dan dipertemukan kembali Dengan Ramadhan tahun depan. Dan semoga amal ibadah yang kita lakukan selama sebulan penuh diterima Allah SWT dan menjadi pedoman bagi kita untuk menjalani bulan-bulan berikutnya," harap Firdaus. (rls)

Saat Idul Fitri, Kebakaran Besar Amuk Desa Kotabaru Siberida

Posted by On Friday, June 15, 2018

Kotabaru Seberida, (puterariau.com)

Kebakaran lagi melanda Kabupaten Inhil tepatnya di Desa Kotabaru Seberida Kecamatan Keritang (15/06/2018) sekiranya pada pukul 04.30 WIB.

Kejadian kebakaran yang melanda lima puluh tujuh (57) petak ruko yang mana masing masing di jalan Perdagangan, jalan Pemuda, jalan Keritang dan Jalan Sumatra, sementara ini kebakaran yang belum diketahui korban jiwa dan totalnya.

Dari pantauan wartawan Putera Riau yang dihimpun melalui beberapa saksi saksi bahwa kebakaran berasal dari salah satu ruko milik warga, bangunan yang kebanyakan dari semi bangunan kayu membuat api cepat merambat ke beberapa ruko bangunan yang lain.

Petugas pemadam kebakaran dengan cepat mengatasi dan membuat sekat agar tidak merambat api ke ruko yang lainnya. Api bisa di padamkan sekitar jam 06.40 wib oleh petugas pemadam bersama masyarakat setempat. (pr/basry)